Malam Lailatul Qadar: Keistimewaan dan Amalan yang Dianjurkan
Malam Lailatul Qadar di bulan Ramadan diyakini sebagai malam paling mulia dalam ajaran Islam. Bahkan, malam ini disebut lebih baik dari seribu bulan karena menjadi momen turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW. Umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah untuk meraih keberkahan pada malam yang istimewa ini.
Keutamaan Malam Lailatul Qadar
Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam karena diyakini sebagai waktu turunnya kitab suci Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad. Dalam ajaran Islam, malam tersebut juga dimaknai sebagai waktu penuh kemuliaan ketika rahmat dan ampunan Allah SWT dilimpahkan kepada umat manusia.
Keutamaan malam Lailatul Qadar juga disebutkan dalam surah Al-Qadr ayat 3 yang mengatakan bahwa malam ini lebih baik dari seribu bulan. Selain itu, makna dari malam Lailatul Qadar adalah malam kemuliaan yang paling istimewa karena pada malam ini sekaligus menandai turunnya Al Qur’an. Qadar juga berarti penetapan Allah swt. untuk perjalanan hidup manusia selama ada di dunia. Al Qur’an yang turun ke bumi ini juga diartikan sebagai penetapan untuk Nabi Muhammad SAW agar bisa membimbing umat manusia kedalam ajaran agama yang benar.
Amalan yang Dianjurkan pada Malam Lailatul Qadar
Untuk memperoleh keberkahan dan ampunan dari Allah SWT, umat Muslim dianjurkan melakukan beberapa amalan tertentu pada malam Lailatul Qadar. Berikut daftar amalan yang bisa dilakukan:
-
Melakukan Shalat berjamaah
Pada malam Lailatul Qadar dianjurkan untuk menghadiri salat isya atau subuh berjamaah untuk meraih keistimewaan dari Allah swt. Tanda-tanda malam Lailatul Qadar juga disebutkan dalam hadis, yaitu malam yang cerah yaitu malam kedua puluh tujuh (dari bulan Ramadan). Dan tanda-tandanya ialah pada pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa memancarkan sinar ke segala penjuru. -
Melakukan Shalat Tahajud
Solat Tahajud di sepertiga malam pada hari-hari biasa pun sudah memiliki banyak keistimewaan. Tentunya pada malam Lailatul Qadar juga akan ada berkah yang lebih melimpah. -
Membaca Al Qur’an
Membaca kitab suci Al Qur’an adalah salah satu amalan yang paling dianjurkan untuk dilaksanakan. Amalan ini juga disebut sebagai salah satu kebiasaan Rasulullah SAW yang dilakukan pada bulan Ramadhan. Akan lebih baik juga, jika membaca Al Qur’an sampai khatam. -
Itikaf
Itikaf adalah berdiam diri di dalam masjid untuk memaksimalkan ibadah wajib ataupun ibadah sunnah. Nabi Muhammad SAW juga diketahui melakukan itikaf selama 10 hari terakhir di bulan Ramadhan. -
Berdzikir dan berdoa
Ketika berdzikir dan berdoa ini, umat muslim dianjurkan untuk memohon ampunan sebanyak-banyakan kepada Allah swt. -
Bersedekah
Berbagai kepada saudara sesama juga memiliki pahala yang sangat besar untuk menyempurnakan keimanan. -
Membaca Doa Lailatul Qadar
Doa Lailatul Qadar ini memiliki arti untuk memohon pengampunan dari Allah swt agar senantiasa diberi keselamatan di dunia. Doa tersebut adalah:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, dan Engkau suka memberi maaf, maka maafkan aku.”