Pengawasan Dini Pemilu 2029 oleh Bawaslu Bangkalan, KPU dan Bakesbangpol

Nurlela Rasyid
4 Min Read

Program Ngabuburit Pengawasan Bawaslu Bangkalan untuk Persiapan Pemilu 2029

Bawaslu Kabupaten Bangkalan menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan sebagai bagian dari persiapan awal menghadapi tahapan Pemilu 2029. Kegiatan ini diadakan dengan menghadirkan seluruh unsur pemilu, termasuk penyelenggara pemilu, partai politik, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Bangkalan.

Kegiatan yang bertajuk “Bawaslu Hadir di Tengah Masyarakat, Bersiap Dimulainya Tahapan Pemilu 2029” digelar di Bawaslu Bangkalan pada Rabu (4/3/2026) sore. Acara ini berupa buka bersama yang dihadiri oleh Komisioner KPU Bangkalan hingga Ketua Bawaslu Jawa Timur, Ahmad Warits beserta jajarannya. Selain itu, hadir pula sejumlah pimpinan partai politik dan beberapa OPD mitra kerja Bawaslu, seperti Dinas Komunikasi dan Informatika serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol).

Di kalangan legislator, Bawaslu Bangkalan juga mengundang Anggota DPR RI Dapil Jatim XI Madura sekaligus Ketua DPC PKB Bangkalan, Syafiuddin, Anggota DPRD Jawa Timur sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Bangkalan, KH Nasih Aschal, serta Ketua Komisi I sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Bangkalan, Fadhur Rosi.

Penguatan Kelembagaan dalam Menghadapi Pemilu 2029

Ketua Bawaslu Kabupaten Bangkalan, Ahmad Mustain Saleh menjelaskan bahwa kegiatan Nyareh Maleme Bawaslu Bangkalan digelar sebagai penguatan kelembagaan dalam menghadapi persiapan Pemilu 2029. Menurutnya, tahapan Pemilu 2029 mulai efektif 21 bulan sebelum coblosan. Oleh karena itu, awal tahun atau April 2027, tahapan Pemilu 2029 sudah dimulai.

“Ini semacam early warning (peringatan dini) kepada semua,” ujarnya dalam sambutannya.

Mumpung masih ada waktu satu tahun ke depan, Bawaslu Bangkalan mengajak semua unsur pemilu mulai dari penyelenggara hingga konstestan bersama-sama mempersiapkan diri. Bagi penyelenggara, kata Mustain, penting untuk mensukseskan pemilu dengan melibatkan masyarakat. Sementara bagi OPD Pemkab Bangkalan, ia mengimbau agar terus bersinergi dalam sukseskan Pemilu 2029.

Aktivitas Verifikasi dan Coktas Data Pemilih

Meski tidak sedang dalam hiruk-pikuk pemilu, Bawaslu Bangkalan tetap aktif melakukan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah verifikasi kepengurusan partai politik. Hasil temuan menunjukkan bahwa banyak partai politik memiliki perubahan struktur kepengurusan, namun SK masih menggunakan data lama. Oleh karena itu, Bawaslu Bangkalan telah memberi peringatan kepada partai politik, KPU, dan Bakesbangpol agar segera dibenahi.

Selain itu, Bawaslu Bangkalan juga rutin melakukan pencocokan daftar pemilih di 18 kecamatan dan hampir mencapai 281 desa/kelurahan. Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud sinergitas dengan KPU dalam memastikan kesiapan Pemilu 2029.

Mitigasi Kerawanan Money Politic

Di tengah efisiensi anggaran yang membelit Bawaslu Bangkalan di tahun 2025-2026, semangat konsolidasi demokrasi terus digelorakan. Meskipun anggaran operasional sangat minim bahkan tidak ada, Bawaslu Bangkalan tetap rutin turun ke masyarakat di 42 titik setiap bulan untuk melakukan konsolidasi demokrasi.

“Bukan efisiensi lagi, kami bekerja sebagai kesatria demokrasi tanpa harus ada anggaran,” tegas Mustain.

Dalam kegiatan konsolidasi demokrasi tersebut, Bawaslu Bangkalan bisa langsung mendengar dan berdiskusi dengan masyarakat tentang isu-isu pemilu, seperti money politic, oligarki, dan pilkada langsung.

Peran Bawaslu dalam Konsolidasi Demokrasi

Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Ahmad Warits menjelaskan bahwa Bawaslu memiliki tanggung jawab moral untuk mengkonsolidasikan demokrasi. Di Indonesia, tidak ada lembaga lain yang mencatat peristiwa pemilu secara lengkap seperti Bawaslu.

“Kami mencatat data walaupun tidak seluruhnya mampu kami baca, mana yang tidak netral, mana orang-orang yang terlibat, daerah mana kategori money politic tinggi, hingga daerah mana saja yang melakukan cara yang kurang bisa diterima dalam gelaran pemilu,” jelas Warits.

Catatan-catatan tersebut digunakan untuk membangun literasi politik dan demokrasi di seluruh wilayah Indonesia. Dengan harapan, tujuan berdirinya negara bisa kita wujudkan bersama-sama meskipun tidak seluruhnya bisa berjalan dengan baik.


Share This Article
Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *