Polisi Bantah Isu Tawuran di Batas Kota Jalan Magelang Yogyakarta

admin
2 Min Read

Penjelasan Polisi Mengenai Isu Tawuran di Jalan Magelang, Yogyakarta

Polisi menyangkal adanya aksi tawuran atau pemukulan anggota Polri di Jalan Magelang, Yogyakarta. Informasi yang beredar sebelumnya tidak benar dan hanya terjadi peristiwa kumpul-kumpul anak muda di sebuah kafe yang kemudian dihalau agar tidak melakukan konvoi.

Peristiwa yang Terjadi

Pada Minggu petang (19/4/2026), terdapat sekelompok anak muda yang berkumpul di sebuah kafe di Jalan Magelang, yang termasuk dalam wilayah hukum Polsek Mlati, Polresta Sleman. Aparat kepolisian melakukan upaya antisipatif dengan cara menghalau adanya konvoi yang berpotensi pada gangguan kamtibmas.

Kegiatan penanganan dipimpin oleh Kabag Ops Polresta Yogyakarta Kompol Sumanto bersama jajaran Samapta Polresta Yogyakarta serta Kapolsek Tegalrejo Kompol Ahmat Djaeni, beserta anggota. Menurut Kasihumas Polresta Yogyakarta, Ipda Anton Budi Susilo, pihaknya memberikan imbauan kepada kelompok tersebut agar segera kembali ke rumah masing-masing serta tidak memasuki wilayah hukum Polresta Yogyakarta.

Upaya Penghalauan Secara Humanis

Anak muda yang mengenakan kaos hitam bertuliskan HTF (Hooligans To Fight) tersebut diarahkan untuk bergerak ke arah barat melalui penggal jalan batas kota dari Jalan Magelang, melalui Jalan Rogoyudan I Kragilan, tembus Jalan Jambon hingga ke arah barat memasuki Jalan Kabupaten wilayah Gamping, Sleman. Tujuannya adalah untuk mengurai pergerakan serta mencegah potensi gangguan kamtibmas di wilayah Kota Yogyakarta.

Untuk mengantisipasi perkembangan situasi, dilakukan upaya penghalauan secara humanis dengan melintangkan kendaraan dinas milik Bag Ops di badan jalan. Meski sempat menimbulkan kepadatan arus lalu lintas, dampaknya hanya bersifat sementara.

Respons Positif dari Masyarakat

Upaya tersebut juga mendapat respons positif dari masyarakat sekitar yang turut membantu mengimbau kelompok anak muda agar kembali ke rumah masing-masing tanpa memasuki wilayah hukum Polresta Yogyakarta.

Penjelasan Lebih Lanjut dari Polisi

“Perlu ditegaskan bahwa informasi yang beredar terkait adanya tawuran atau perkelahian antar warga adalah tidak benar. Demikian pula isu yang menyebut adanya anggota Polri yang mengalami pemukulan, dipastikan tidak benar,” tegas Anton.

Saat ini situasi di lokasi telah kondusif dan arus lalu lintas kembali normal. Anton mengatakan pengamanan dan pemantauan tetap dilaksanakan guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan terkendali.


Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *