Turis Domestik dan Asing Antusias Kunjungi IKN Saat Lebaran, UMKM Berkembang

Wahyudi
5 Min Read

Kehadiran IKN Menarik Perhatian Wisatawan dan Pelaku UMKM



Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur kini menjadi destinasi yang sangat diminati oleh wisatawan baik domestik maupun asing, terutama selama momen libur Idul Fitri 2026. Tingginya antusiasme masyarakat yang berkunjung ke IKN tidak hanya menciptakan suasana yang ramai, tetapi juga memberikan dampak positif pada perekonomian, khususnya bagi pelaku usaha kecil menengah (UMKM) dan pengusaha lainnya.

Menurut Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw, arus kunjungan masyarakat yang datang untuk melihat langsung progres pembangunan IKN telah berkontribusi signifikan dalam meningkatkan aktivitas ekonomi. “Kami melihat bagaimana kunjungan masyarakat ke IKN telah mendorong peningkatan pendapatan masyarakat setempat,” ujar Troy di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Sabtu (28/3).

Fasilitas Lengkap dan Pengalaman Menarik

Troy menjelaskan bahwa Otorita IKN telah menyiapkan berbagai fasilitas lengkap dan nyaman untuk para pengunjung. Beragam sarana dan aktivitas menarik tersedia, sehingga pengunjung dapat merasakan pengalaman yang menyenangkan sekaligus informatif.

Di sepanjang Plaza Seremoni KIPP, pengunjung dapat menikmati berbagai pilihan kuliner. Mulai dari restoran, kafe, mini market, hingga tenda dan kedai UMKM yang menyajikan aneka penganan ringan, makanan, dan minuman. Tidak hanya itu, ada panggung hiburan di Nusantara Park yang menampilkan pertunjukan musik dan tarian sepanjang sore hingga petang hari.

Bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih jauh tentang IKN, mereka dapat mengunjungi Nusantara Information Center atau Pusat Informasi Nusantara di gedung Sentra Massa. Di dalamnya terdapat mini teater yang memutar video perjalanan progres pembangunan IKN, pusat kendali mini dengan monitor cuaca, kondisi alam, dan lalu lintas, serta maket bangunan di sekitar Plaza Seremoni.

“Tidak hanya sebagai pusat pemerintahan masa depan, IKN juga kami hadirkan sebagai ruang publik yang inklusif dan edukatif bagi seluruh lapisan masyarakat,” kata Troy.

Tingkat Kunjungan yang Meningkat Selama Libur Lebaran

Antusiasme masyarakat untuk melihat langsung perkembangan IKN terus meningkat sepanjang libur lebaran. Otorita IKN mencatat hingga 24 Maret 2026 saja, jumlah kendaraan yang memasuki kawasan IKN mencapai 30.544 kendaraan dengan jumlah pengunjung sebanyak 143.126 orang.

Kekaguman Turis Manca Negara

Salah satu turis mancanegara asal Taiwan, Snow, mengungkapkan kekagumannya terhadap IKN dan bahkan berharap suatu hari dapat bermukim di sana. “Di masa depan, Nusantara akan menjadi Ibu Kota Negara. Saya melihat di sini banyak sekali perayaan Idulfitri. Saya ingin sekali pindah ke sini ketika Nusantara sudah benar-benar menjadi Ibu Kota Negara,” ujar Snow.

Pengalaman Masyarakat Lokal

Masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia juga turut merasakan kesan mendalam saat berkunjung ke IKN. Salah satunya Florensia, warga Banjarmasin, yang mengaku terkesan dengan konsep pembangunan berkelanjutan di Nusantara. “Ketika masuk ke IKN, saya sangat kagum karena bangunannya green building semua. Rasanya seperti tidak lagi berada di Kalimantan karena sangat eco-friendly. Semoga IKN terus berkembang dan tidak kalah dengan kota-kota di Pulau Jawa,” ujar Florensia.

Peningkatan Omzet Pelaku UMKM

Bertalian dengan itu, pelaku UMKM pun mengalami peningkatan omzet selama periode libur Lebaran. Kevin, pedagang dari Rumah Makan Global yang berjualan makanan dan minuman di area glamping, menyebut penjualannya meningkat seiring bertambahnya jumlah pengunjung. “Awalnya kami memulai dengan omzet sekitar Rp 1 juta per hari. Namun, melihat tingginya antusiasme pengunjung, kami meningkatkan kualitas dan jumlah produk, sehingga omzet kini bisa melampaui Rp1 juta per hari,” kata Kevin.

Hal serupa disampaikan Nita dari Café Sepaku Empat. Ia mengatakan penjualan meningkat signifikan pada hari-hari awal Lebaran. “Awalnya omzet sekitar Rp1,8 juta per hari. Namun, selama Lebaran hari pertama hingga ketiga, omzet meningkat signifikan menjadi sekitar Rp10 juta sampai Rp15 juta per hari,” ujarnya.

Wahyu, penjual dawet ayu “Bang Brewok” yang berjualan di area Plaza Seremoni juga mencatat peningkatan penjualan dagangannya. “Omzet penjualan itu sekitar Rp10 sampai Rp12 juta per hari,” kata dia.

Sementara itu, Dina, pelaku UMKM souvenir Nusantara, menyebutkan omzet meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa, terutama dari penjualan baju Nusantara.

Harapan untuk Masa Depan IKN

Troy pun menyampaikan penghargaan atas keikutsertaan para pelaku usaha dalam meramaikan momentum libur Lebaran di IKN. Menurutnya, peningkatan omzet para pelaku usaha ini tak sekadar berkah musiman. “Namun juga menandai optimisme berusaha dan berinvestasi di Ibu Kota Nusantara. Kami mengajak masyarakat untuk jangan ragu-ragu memulai usaha dan berinvestasi di Ibu Kota Nusantara,” kata dia.

Share This Article
Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *