10 Kapal Perang Amerika Pecahkan Kekuatan Iran, USS Abraham Lincoln Jadi yang Terbesar

Zaiful Aryanto
5 Min Read

Penambahan Kekuatan Militer AS di Timur Tengah

Amerika Serikat telah meningkatkan kehadiran kapal perangnya di kawasan Timur Tengah menjadi sepuluh unit. Peningkatan ini memberikan Presiden AS, Donald Trump, daya tembak yang signifikan jika sewaktu-waktu ia memutuskan untuk menyerang Iran. Dalam konteks ini, peningkatan jumlah kapal tempur di kawasan ini hampir menyamai pengerahan armada AS ke kawasan Karibia.

Dari total sepuluh kapal yang dikerahkan, termasuk gugus tempur kapal induk USS Abraham Lincoln. Kapal induk tersebut dilengkapi tiga kapal perusak dan pesawat tempur siluman F-35C. Selain itu, terdapat enam kapal perang AS lainnya yang juga beroperasi di kawasan, terdiri dari tiga kapal perusak dan tiga kapal tempur pesisir.

Pernyataan Trump dan Tanggapan dari Iran

Trump mengunggah pernyataannya di platform Truth Social, menyebut bahwa armada ini siap dan mampu memenuhi misinya dengan kecepatan dan kekerasan jika diperlukan. Ia juga mendesak Teheran agar segera membuat kesepakatan.

Tanggapan dari Iran datang melalui unggahan di platform X oleh Misi Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Iran menyatakan siap berdialog, tetapi menegaskan bahwa mereka akan membela diri dan memberi respons terbesar jika diserang.

Pengerahan kapal induk AS dan kapal-kapal pendukungnya ke Timur Tengah dilakukan seiring meningkatnya ketegangan domestik di Iran, yang dipicu oleh protes terkait kondisi ekonomi. Aksi protes berkembang menjadi gerakan massa yang menentang sistem teokrasi Iran. Pemerintah merespons dengan tindakan keras yang berujung pada kekerasan mematikan.

Trump beberapa kali memperingatkan Teheran untuk tidak menggunakan kekerasan terhadap demonstran. Bahkan, ia mendorong rakyat Iran mengambil alih lembaga-lembaga negara, dengan menyatakan bahwa bantuan sedang dalam perjalanan.

Kapal Perang Terbesar Dunia: USS Abraham Lincoln

Presiden AS, Donald Trump, mengonfirmasi kedatangan gugus tempur kapal induk USS Abraham Lincoln di Timur Tengah. Kapal tersebut sebelumnya dikirim ke kawasan dari Laut China Selatan untuk berjaga-jaga, menyusul ancaman AS ke Iran.

Ancaman AS untuk Iran merupakan tanggapan atas sikap negara itu dalam menangani demonstran. Lantas, seberapa canggih kapal USS Abraham Lincoln milik AS yang siap serang Iran?

Kapal Perang Terbesar di Dunia

Menurut laporan Euronews, Angkatan Laut AS menggambarkan USS Abraham Lincoln sebagai kapal perang terbesar di dunia. Kapal perang raksasa ini seharga 6,8 miliar dollar AS atau sekitar Rp 113,8 triliun.

USS Abraham Lincoln merupakan bagian dari sepuluh kapal induk bertenaga nuklir di AS yang dikenal sebagai kelas Nimitz. Kapal induk kelas Nimitz memiliki panjang 333 meter, dapat mengangkut sekitar 100.000 ton peralatan, termasuk 65 pesawat dan beberapa dudukan rudal, menurut Angkatan Laut AS.

Teknologi Kapal USS Abraham Lincoln

Menurut Angkatan Laut AS, kapal induk ini mendukung pesawat yang dapat menyerang target udara maupun darat. Skuadronnya termasuk jet tempur F-35 Lightning II dan jet tempur F/A-18 Super Hornet, menurut Associated Press.

Kapal induk tersebut juga terlibat dalam operasi keamanan maritim yang mampu mencegat ancaman terhadap pelayaran niaga, serta mencegah penggunaan laut untuk terorisme dan pembajakan. Kapal induk kelas Nimitz juga dapat dilengkapi dengan beberapa jenis rudal, termasuk NATO Sea Sparrow, sebuah sistem senjata anti-rudal dan pesawat terbang.

Jenis rudal ini dapat dipasang di atas kapal USS Abraham Lincoln. Kapal induk sering kali memiliki dua jenis rudal anti-kapal di dalamnya, seperti Phalanx/CIWS dan sistem rudal RAM. Phalanx/CIWS adalah senjata tembak cepat, dikendalikan komputer, dan dipandu radar, sedangkan sistem rudal RAM adalah senjata supersonik.

USS Abraham Lincoln mungkin memiliki senjata tambahan di dalamnya. Ini termasuk AN/SLQ-25A Nixie, sebuah sistem umpan yang memancarkan suara untuk mengelabui torpedo bawah air agar tidak mengikuti kapal. Kapal tersebut dilengkapi dengan beberapa jenis sistem radar yang membantinya mendeteksi dan melacak ancaman di dekatnya, memantau kontrol lalu lintas udara, serta menembak dan memandu rudal.

Kapal itu juga memiliki dua helikopter serang SH-60 Seahawk dan sembilan skuadron. USS Abraham Lincoln dapat berlayar hingga kecepatan 35 knot (65 kilometer per jam) dan dapat menampung awak rata-rata 5.600 orang.


Share This Article
Penulis yang dikenal dengan gaya bahasa lugas dan informatif. Ia aktif meliput berita cepat, tren daring, hingga liputan human interest. Hobi utamanya adalah bersepeda, menonton video edukatif, dan mencoba tempat kuliner baru. Motto: "Tulisan yang baik selalu lahir dari kejujuran."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *