Bahlil: Pemerintah Belum Rencanakan Kenaikan Harga BBM Subsidi

Zaiful Aryanto
4 Min Read

Pemerintah Tidak Berencana Naikkan Harga BBM Subsidi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa hingga saat ini pemerintah belum memiliki rencana untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi. Pernyataan tersebut disampaikan dalam tanggapan terhadap kenaikan harga minyak dunia yang mendekati angka US$ 80 per barel akibat konflik di wilayah Timur Tengah.

“Sampai dengan rapat tadi belum ada keputusan mengenai kenaikan harga BBM. Jadi aman-aman saja, hari raya dan puasa yang baik, Insya Allah belum ada kenaikan harga BBM,” ujar Bahlil dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (3/3).

Bahlil menjelaskan bahwa BBM yang dijual di Indonesia terdiri dari dua jenis, yaitu BBM subsidi dan non-subsidi. Untuk BBM subsidi seperti Solar dan Pertalite, harga ditentukan oleh pemerintah, baik itu naik atau turun. Namun, selama belum ada keputusan resmi, harga BBM subsidi tidak akan berubah meskipun harga minyak dunia meningkat. Sementara itu, untuk BBM non-subsidi, harga diserahkan kepada pergerakan pasar.

Harga Minyak Dunia Meningkat Akibat Konflik

Harga minyak dunia saat ini telah mencapai hampir US$ 79 per barel seiring dengan peningkatan ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS). Hal ini memicu prediksi kenaikan harga minyak hingga US$ 100 per barel.

Meski demikian, Indonesia masih melakukan impor BBM dengan tingkat RON 90, RON 92, RON 95, dan RON 98. Namun, impor ini tidak berasal dari negara-negara Timur Tengah yang sedang berperang. Impor dilakukan di luar kawasan tersebut, termasuk Asia Tenggara, sehingga relatif tidak ada masalah.

Dampak Kenaikan Harga Minyak Mentah

Bahlil menyebut bahwa kenaikan harga minyak mentah Indonesia (ICP) telah melampaui asumsi APBN tahun ini, yang awalnya ditetapkan sebesar US$ 70 per barel. Saat ini, harga minyak dunia sudah mencapai US$ 78-80 per barel.

Kondisi ini membuat pemerintah harus lebih hati-hati karena kenaikan harga minyak akan berdampak pada kenaikan subsidi yang ditanggung negara. Di sisi lain, kenaikan ICP juga memberikan kontribusi pendapatan bagi negara, karena Indonesia masih memproduksi 600 ribu barel minyak per hari (bph).

Ketersediaan BBM Jelang Idulfitri 2026

Selain harga, Bahlil juga menjamin ketersediaan pasokan BBM menjelang Idulfitri 2026. Dia menyebut bahwa persediaan BBM, minyak mentah, hingga LPG Indonesia berada di atas rata-rata standar nasional.

“Standar minimal kan 21 hari, semuanya (BBM-LPG) di atas itu. Tapi faktanya ketahanan energi kita maksimal di angka 25-26 hari, tidak lebih dari itu,” kata Bahlil.

Potensi Kenaikan Harga BBM

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya menyatakan bahwa serangan AS-Israel terhadap Iran dan respons agresif Iran berpotensi mengerek harga BBM. Konflik di Timur Tengah dapat mengganggu pasokan minyak dunia.

“Otomatis akan naik, sama seperti saat perang Ukraina kan naik. Tetapi, kali ini suplai dari Amerika akan meningkat dan OPEC (Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak Bumi) juga meningkatkan kapasitasnya,” ujar Airlangga.

Ia menambahkan bahwa pasokan minyak akan terganggu karena penutupan Selat Hormuz. Pemerintah akan memantau sejauh mana konflik tersebut berlangsung.

Airlangga juga memastikan bahwa pemerintah sebelumnya telah memiliki kesepakatan untuk mendapatkan pasokan minyak dari negara di luar Timur Tengah. Misalnya, Pertamina telah membuat MoU dengan Amerika, Chevron, Exxon, dan yang lain.

Ketika ditanya apakah akan melirik minyak dari Rusia, Airlangga tidak menutup kemungkinan tersebut. “Ya, tentu kita monitor mana yang tersedia dan mana yang bisa diimpor,” katanya.

Share This Article
Penulis yang dikenal dengan gaya bahasa lugas dan informatif. Ia aktif meliput berita cepat, tren daring, hingga liputan human interest. Hobi utamanya adalah bersepeda, menonton video edukatif, dan mencoba tempat kuliner baru. Motto: "Tulisan yang baik selalu lahir dari kejujuran."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *