Kasus Kematian Sopiah: Tangis Keluarga dan Penyelidikan yang Masih Berlangsung
Kasus kematian Sopiah, seorang gadis yang ditemukan tewas dalam kondisi hamil tua di jurang Liku 9, Kepahiang, memicu kecaman dan keprihatinan dari masyarakat. Orang tua korban, Sahimin dan Rusila, menunjukkan rasa sedih yang luar biasa, sambil mendesak pihak berwajib untuk segera mengungkap pelaku pembunuhan anak mereka.
Kondisi Keluarga yang Terpuruk
Sahimin dan Rusila, yang merupakan orang tua dari Sopiah, mengungkapkan bahwa mereka sangat terpukul oleh kehilangan tersebut. Mereka juga menyampaikan permohonan agar kasus ini segera terungkap, karena perasaan mereka tidak bisa menerima kenyataan bahwa anak bungsu mereka dibuang di tengah tumpukan sampah.
Rusila menyampaikan kesedihannya dengan nada yang penuh haru, terlebih karena keluarga sedang menghadapi kesulitan ekonomi. Ia bertanya-tanya apakah kejadian ini terjadi karena status keluarganya sebagai orang miskin. “Apa karena kami ini orang miskin, sampai tega orang membuang mayat anak kami di tengah tumpukan sampah di Kepahiang sana,” ujar Rusila.
Proses Penyelidikan yang Masih Berlangsung
Polres Kepahiang masih melakukan penyelidikan intensif terkait kematian Sopiah. Pihak kepolisian telah mengamankan dua rekaman CCTV dari lokasi kejadian, yang bekerja sama dengan Dinas Kominfo Kepahiang. Meskipun demikian, isi rekaman belum diungkapkan kepada publik, dan proses penyelidikan masih berlangsung.
Selain itu, delapan saksi telah diperiksa dalam kasus ini. Dua pria juga menjalani tes DNA untuk memastikan hubungan genetik dengan bayi dalam kandungan korban. Namun, hasil autopsi dan visum masih menunggu pengumuman dari dokter.
Rekaman CCTV yang Menarik Perhatian
Rekaman CCTV terakhir yang menampilkan Sopiah dibagikan oleh akun Facebook Atin pada Sabtu (14/3/2026). Dalam video tersebut, terlihat beberapa orang sedang beraktivitas di dalam ruangan yang diduga merupakan tempat pencabutan bulu ayam. Di bagian tengah, dua orang terlihat duduk di lantai sambil mengolah atau membersihkan ayam. Di sisi kanan, terdapat seorang berdiri di dekat tumpukan besar potongan ayam atau sisa hasil pemotongan.
Video tersebut langsung mendapat perhatian luas dari warganet, dengan ratusan komentar dan ribuan tanggapan. Banyak netizen yang menanyakan kondisi korban saat itu, termasuk apakah ia sadar bahwa dirinya hamil.
Awal Hilangnya Sopiah
Sahimin, ayah korban, mengungkapkan bahwa sebelum hilang, Sopiah sempat berpamitan kepada ibunya untuk pergi ke Kota Lubuk Linggau guna menjalani suntik pada kakinya yang sakit. Namun sejak Kamis (5/3/2026), Sopiah tidak pernah kembali ke rumah.
Kepergiannya ke Lubuk Linggau membuat kecurigaan muncul, karena perjalanan untuk berobat seharusnya tidak memakan waktu hingga berhari-hari. Setelah lima hari tanpa kabar, Sopiah akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas di jurang kawasan Liku 9 pada Selasa (10/3/2026).
Dugaan Kekerasan dari Hasil Awal Autopsi
Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu untuk menjalani autopsi pada Rabu (11/3/2026). Sepupu korban, Remo, mengungkapkan adanya dugaan kekerasan berdasarkan analisa awal tim medis. Ia menyebut terdapat retakan pada bagian kepala korban dengan ukuran sekitar 5 sentimeter yang diduga akibat benturan benda tumpul.
Kekerasan tersebut ditemukan di beberapa bagian kepala, termasuk belakang, kiri dan kanan atas, serta di area pelipis. Meski hasil autopsi belum sepenuhnya dikeluarkan, keluarga berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap pelaku di balik kematian tersebut.
Isu Gaun Pengantin yang Mengundang Sorotan
Kasus ini semakin menjadi sorotan publik setelah berbagai informasi bermunculan di media sosial. Salah satunya adalah unggahan yang menyebut Sopiah sempat membahas gaun pengantin beberapa bulan sebelum kejadian. Dalam unggahan akun Facebook Erick Ibrahim pada 13 Maret 2026, disebutkan bahwa korban pernah menanyakan soal baju pengantin kepada penyedia jasa pelaminan.
Unggahan tersebut memicu reaksi publik yang mempertanyakan siapa sosok pria yang disebut dalam cerita tersebut. Hingga kini, kasus kematian Sopiah masih dalam penanganan pihak kepolisian.