Populer Kaltim: Gempa Meningkat, Polres PPU Pantau Ketat Penjualan Petasan

Hendra Susanto
4 Min Read

Berita Populer di Kalimantan Timur: Gempa, Pengawasan Petasan, dan Profil AKBP Hendrik Eka Bahalwan

Kaltim dalam beberapa hari terakhir menjadi sorotan berbagai peristiwa penting yang menarik perhatian masyarakat. Berikut tiga berita paling populer yang menggambarkan situasi terkini di provinsi ini.

1. Kaltim Tidak Baik-baik Saja Soal Gempa, Sesar Aktif Berpotensi Picu Gempa Besar

Meski selama ini Kalimantan dianggap aman dari gempa bumi, fakta menunjukkan bahwa wilayah ini tidak sepenuhnya aman. Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan, Rasmid, menyampaikan bahwa aktivitas kegempaan di Kalimantan Timur meningkat signifikan dalam dua hingga tiga tahun terakhir.

Hingga akhir 2025, stasiun geofisika mencatat lebih dari 200 kejadian gempa bumi di Kalimantan, dengan 148 di antaranya terjadi di Kaltim. Jumlah ini jauh lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurut Rasmid, peningkatan ini menjadi sinyal penting karena gempa-gempa kecil sering kali menjadi pendahulu gempa besar.

Beberapa sesar aktif di Kalimantan seperti Sesar Tarakan, Sesar Mangkalihat, Sesar Sangkulirang, dan Sesar Meratus memiliki potensi memicu gempa besar hingga magnitudo 7,0. Wilayah-wilayah seperti Tarakan, Berau, Kutim, Bontang, Paser, dan Kalimantan Selatan dinilai rawan gempa.

Rasmid menekankan bahwa mitigasi dan kesiapsiagaan harus diperkuat, termasuk melalui edukasi kebencanaan dan pemetaan mikrozonasi. Di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), mikrozonasi telah dilakukan dengan hasil yang baik, sehingga risiko gempa lebih rendah.

2. Polres PPU Awasi Ketat Penjualan Petasan dan Kembang Api Jelang Tahun Baru

Menjelang pergantian tahun, Polres Penajam Paser Utara (PPU) meningkatkan pengawasan terhadap penjualan petasan dan kembang api. Pengawasan ini difokuskan pada pedagang untuk memastikan penjualan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat.

Petugas Sat Binmas mendatangi titik penjualan untuk mengecek jenis barang, legalitas perizinan, serta memberikan peringatan agar tidak melayani pembelian oleh anak di bawah umur. Kasat Binmas Polres PPU, AKP Bambang Purnomo, menjelaskan bahwa pengawasan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan kecelakaan.

Selain itu, petugas juga mengimbau pedagang untuk menjaga ketertiban di lokasi berjualan dan menyimpan petasan dengan aman. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kemungkinan insiden menjelang dan saat malam pergantian tahun.

3. Profil dan Rekam Jejak AKBP Hendrik Eka Bahalwan, Eks Waka Polresta Balikpapan

AKBP Hendrik Eka Bahalwan, mantan Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota (Waka Polresta) Balikpapan, kini bertugas di Baintelkam Polri. Ia dilantik sebagai Waka Polresta Balikpapan pada 12 Januari 2023 dan resmi mengakhiri masa tugasnya pada 30 Desember 2025.

Selama bertugas di Balikpapan, ia turut mengawal stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Setelah itu, ia mendapat tugas baru di Baintelkam Polri, yang bertugas mengurus fungsi intelijen keamanan.

Profil AKBP Hendrik Eka Bahalwan menunjukkan bahwa ia lahir di Jember pada 9 Desember 1980. Ia merupakan anak pertama dari tiga bersaudara dan memiliki hobi sepak bola serta musik pop. Sebelum menjabat Waka Polresta Balikpapan, ia pernah bertugas sebagai Kapolres PPU Kalimantan Timur.

Rekam jejaknya mencakup penanganan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Medan dan kasus pembunuhan di Maluku. Ia dikenal ramah dan memiliki pengalaman luas dalam berbagai penugasan.

Kesimpulan

Berbagai peristiwa di Kalimantan Timur menunjukkan bahwa wilayah ini tidak hanya menghadapi tantangan keamanan, tetapi juga ancaman alam seperti gempa bumi. Dengan peningkatan aktivitas kegempaan dan pengawasan ketat terhadap penjualan petasan, masyarakat perlu tetap waspada dan siap menghadapi berbagai risiko. Profil AKBP Hendrik Eka Bahalwan juga menjadi contoh bagaimana pengabdian dan dedikasi dapat membawa dampak positif bagi masyarakat.

Share This Article
Reporter online yang antusias menjelajahi isu terkini dengan pendekatan analitis. Ia suka membaca buku motivasi, mendengarkan musik akustik, dan membuat catatan ide. Menurutnya, menulis adalah proses belajar yang tak berakhir. Motto: "Setiap paragraf harus mengandung nilai."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *