Gunung Lewotobi NTT Diguncang 7 Gempa Hembusan dan 3 Tremor Non-Harmonik

admin
4 Min Read

Informasi Terkini Mengenai Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki

Gunung Lewotobi Laki-laki, yang terletak di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali menjadi perhatian masyarakat setelah beberapa aktivitas kegempaan dan gejala alami lainnya tercatat dalam beberapa hari terakhir. Dengan posisi geografis yang berada pada koordinat Latitude -8.5389°LU dan Longitude 122.7682°BT, gunung ini memiliki ketinggian sekitar 1584 mdpl.

Status aktivitas Gunung Api Lewotobi Laki-laki saat ini berada pada level II atau WASPADA. Namun, informasi terbaru menunjukkan bahwa tingkat aktivitas telah meningkat hingga mencapai Level IV atau AWAS. Hal ini disebabkan oleh adanya berbagai jenis gempa yang terdeteksi dalam kurun waktu tertentu.

Pengamatan Visual dan Cuaca Sekitar

Dari laporan petugas Posmat Gunung Api Lewotobi Laki-laki, M. Nurjansyah Dwi Laksona, kondisi gunung dalam 24 jam terakhir terlihat jelas hingga tertutup kabut dengan intensitas rendah hingga sedang. Asap kawah utama teramati dengan warna putih dan intensitas tipis hingga sedang, berada sekitar 50-100 meter dari puncak. Cuaca sekitar gunung bervariasi, mulai dari cerah hingga hujan, dengan angin lemah yang bergerak ke arah utara dan timur laut.

Data Klimatologi dan Gempa

Berdasarkan pengamatan klimatologi, suhu udara sekitar gunung berkisar antara 23-30°C, sementara intensitas curah hujan mencapai 16.8 mm per hari. Sementara itu, data kegempaan menunjukkan adanya berbagai jenis gempa yang terdeteksi:

  • 7 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 4.4-22.2 mm dan durasi gempa 34-43 detik.
  • 3 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 2.2-4.4 mm dan durasi gempa 65-94 detik.
  • 12 kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 2.2-10.5 mm dan durasi gempa 24-30 detik.
  • 6 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 2.2-14.8 mm, S-P 1-2.1 detik, dan durasi gempa 10-17 detik.
  • 7 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 2.9-22.2 mm, S-P 4.2-9.6 detik, dan durasi gempa 32-45 detik.
  • 3 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 2.2-10.5 mm, S-P 17.7-173 detik, dan durasi gempa 47-449 detik.

Rekomendasi untuk Masyarakat

Dengan status Level IV atau AWAS, berikut rekomendasi yang diberikan:

  1. Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 km dari pusat erupsi.
  2. Masyarakat diminta tetap tenang dan mengikuti arahan Pemerintah Daerah (Pemda) serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
  3. Masyarakat di sekitar gunung diminta waspada terhadap potensi banjir lahar hujan di sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung jika terjadi hujan intensif, khususnya daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, dan Nawakote.
  4. Masyarakat yang terdampak hujan abu dari gunung harus menggunakan masker atau penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan.
  5. Pemerintah Daerah akan terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi di Bandung.
  6. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu bekerja sama dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang aktivitas gunung.

Kontak Informasi Tambahan

Untuk informasi lebih lanjut mengenai aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki, masyarakat dapat menghubungi Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki atau menghubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui nomor telepon 022-7272606.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *