Dituduh Tidak Berani Roasting Anies, Pandji Pragiwaksono: Saya Komika Paling Banyak Menyindir

Amanda Almeirah
5 Min Read

Pandji Pragiwaksono Bantah Tudingan Tidak Berani Me-roasting Anies Baswedan

Pandji Pragiwaksono, seorang komika ternama di Indonesia, kembali menjadi sorotan setelah tidak menyebut nama mantan Calon Presiden dalam Pilpres 2024, Anies Baswedan, dalam materi stand-up comedy-nya yang bertajuk Mens Rea. Hal ini menimbulkan berbagai respons dari netizen dan penggemar, termasuk tudingan bahwa ia tidak berani mengkritik atau me-roasting Anies karena dianggap sebagai pendukungnya.

Namun, Pandji langsung membantah tudingan tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya justru merupakan salah satu YouTuber yang paling banyak mengkritik Anies Baswedan. Dalam beberapa kesempatan, ia telah membuat video-video yang menyentil dan mengkritik kebijakan serta pernyataan Anies selama masa jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Materi Stand-Up Comedy Mens Rea dan Pembahasan Tokoh Politik

Gelaran stand-up comedy Pandji Pragiwaksono yang bertajuk Mens Rea digelar di Indonesia Arena, Jakarta Pusat pada Sabtu (30/8/2025). Acara ini kemudian tayang tanpa sensor di platform streaming Netflix sejak 27 Desember 2025. Dalam acara tersebut, Pandji membahas sejumlah tokoh politik dan aparat, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, eks Kadiv Propam Ferdy Sambo, eks Kapolda Sumbar Teddy Minahasa Putra, hingga eks Wakil Kepala BSSN Dharma Pongrekun.

Meski begitu, Anies Baswedan hanya disebut sekilas dalam punchline atau klimaks guyonan terhadap Gibran. Pandji mulai dengan menyinggung alasan warga memilih pemimpin, yang berkaitan dengan kondisi fisik. Contohnya, ia menyebut bahwa ada yang memilih pemimpin berdasarkan tampang, seperti “Ganjar ganteng, ya”, “Anies mAnies, ya”, dan “Prabowo gemoy, ya”.

Kemudian, ia melanjutkan dengan membahas kondisi Gibran yang sering terlihat mengantuk di berbagai kesempatan. Pandji menirukan mata sayu anak sulung Joko Widodo itu, sehingga mendapat respons antusias dari penonton.

Bantah Tudingan Tak Pernah Kritik Anies Baswedan

Pandji mengaku mendapat sindiran lantaran minimnya pembahasan Anies Baswedan dalam Mens Rea. Ia dianggap tidak berani mengkritik atau me-roasting Anies, bahkan disebut sebagai pendukung mantan calon presiden tersebut. Namun, ia langsung membantah hal ini.

Menurut Pandji, dirinya adalah YouTuber yang paling banyak mengkritik Anies Baswedan. Ia menegaskan bahwa tidak ada satu pun YouTuber di Indonesia yang lebih banyak membuat video mengkritik Anies daripada dirinya. Pandji juga menjelaskan bahwa dirinya pernah membuat video review atau ulasan masa jabatan Anies Baswedan, dengan durasi lebih dari dua jam.

“Bahkan, waktu itu gua pernah bikin video review satu masa jabatan Anies Baswedan. Durasinya 2 jam 22 menit kalau enggak salah, dengan skor dua bintang dari lima bintang,” ujarnya.

Pandji juga menyebut video lain di mana dirinya mengkritik suami Fery Farhati Ganis tersebut. Mulai dari video khusus polemik program hunian DP 0 Rupiah era Anies Baswedan, lalu video tentang pernyataan Anies yang menyebut Kali Item sudah diibaratkan seperti septic tank, tanki bawah tanah kedap air untuk menampung dan mengolah limbah tinja.

Video-video Kritik Terhadap Anies Baswedan

Selain itu, Pandji juga mengungkap video lain, saat dirinya membandingkan perlakuan berbeda dari Anies Baswedan, saat menggerebek kafe di kawasan Senopati pada Juni 2021 lalu terkesan garang soal disiplin protokol kesehatan era pandemi Covid-19, tetapi terkesan ramah saat bertemu Habib Rizieq.

“Terus yang sempat viral, yang gua bilang Anies elektabilitasnya rendah, tiba-tiba menang jadi gubernur DKI, pasti curang. Itu semuanya ada,” papar Pandji.

Ia juga mengklaim bahwa tidak ada komika lain yang lebih sering menjadikan Anies sebagai bahan lelucon ketimbang dirinya. Bahkan, Pandji menegaskan bahwa tidak ada satu pun komika yang lebih sering daripada dirinya dalam menjadikan Anies Baswedan sebagai punch line.

Penutup

Pandji Pragiwaksono kembali menegaskan bahwa dirinya tidak pernah takut mengkritik dan me-roasting Anies Baswedan. Ia menyarankan kepada semua orang untuk mencari sendiri bukti-bukti tersebut di YouTube. Menurutnya, tidak ada satu pun YouTuber —bukan media— yang lebih sering daripada dirinya dalam mengkritik Anies di berbagai macam video.

Share This Article
Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *