43 Kajati Diganti, Ini Daftar Lengkapnya

Eka Syaputra
6 Min Read



Jaksa Agung ST Burhanuddin melakukan sejumlah perubahan jabatan di internal Korps Adhyaksa. Dalam proses mutasi dan rotasi ini, terdapat 68 pejabat yang diganti.

Dari surat mutasi dan rotasi yang diterima, tercatat sebanyak 43 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) yang mengalami pergantian. Mutasi dan rotasi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor KEP-IV-1734/C/12/2025 tanggal 24 Desember 2025. Surat itu ditandatangani oleh Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan, Hendro Dewanto.

“Benar,” kata Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, saat dikonfirmasi terkait surat mutasi dan rotasi tersebut, Jumat (26/12).

Berikut adalah daftar 43 Kajari yang mengalami pergantian:

  • Fajar Gurindro, menjadi Kajari Kabupaten Tangerang. Jabatan sebelumnya sebagai Asisten Intelijen pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung;
  • Anggiat AP Pardede, menjadi Kajari Pringsewu. Jabatan sebelumnya sebagai Kajari Tanah Datar;
  • Ryan Palasi, menjadi Kajari Tanah Datar. Jabatan sebelumnya sebagai Koordinator pada Kejati Jambi;
  • I Gede Widhartama, menjadi Kajari Ogan Komering Ilir. Jabatan sebelumnya sebagai Kajari Minahasa Utara;
  • Lingga Nuarie, menjadi Kajari Minahasa Utara. Jabatan sebelumnya sebagai Koordinator pada Kejati Jawa Tengah;
  • Khristiya Lutfiasandhi, menjadi Kajari Blora. Jabatan sebelumnya sebagai Kajari Prabumulih;
  • Asvera Primadona, menjadi Kajari Prabumulih. Jabatan sebelumnya sebagai Kajari Kepahiang;
  • Bagus Nur Jakfar Adi Saputro, menjadi Kajari Kepahiang. Jabatan sebelumnya sebagai Kajari Belitung;
  • Teuku Panca Adhyaputra, menjadi Kajari Belitung. Jabatan sebelumnya sebagai Koordinator pada Kejati Maluku Utara;
  • Banu Laksamana, menjadi Kajari Cimahi. Jabatan sebelumnya sebagai Kajari Bulukumba;
  • Erwin J, menjadi Kajari Bulukumba. Jabatan sebelumnya sebagai Koordinator pada Kejati Sulawesi Tengah;
  • Hendro Wasisto, menjadi Kajari Lamongan. Jabatan sebelumnya sebagai Kajari Lombok Timur;
  • I Gusti Ayu Agung Fitria Chandrawati, menjadi Kajari Lombok Timur. Jabatan sebelumnya sebagai Koordinator pada Kejati Bali;
  • Romulus Haholongan, menjadi Kajari Blitar. Jabatan sebelumnya sebagai Kepala Bagian Tata Usaha dan Pengelolaan Pengamanan dan Pengawalan pada Sekretariat Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer Kejaksaan Agung;
  • Ridwan Sujana Angsar, menjadi Kajari Medan. Jabatan sebelumnya sebagai Kepala Subdirektorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus Lainnya dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung;
  • Rivo Chandra Makarupa Medellu, menjadi Kajari Kota Kediri. Jabatan sebelumnya sebagai Kepala Subdirektorat Eksekusi dan Eksaminasi pada Direktorat D Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung;
  • B. Hermanto, menjadi Kajari Ngawi. Jabatan sebelumnya sebagai Kajari Minahasa;
  • Rama Eka Darma, menjadi Kajari Minahasa. Jabatan sebelumnya sebagai Kepala Bagian Tata Usaha pada Kejaksaan Tinggi Riau;
  • Dino Kriesmiardi, menjadi Kajari Nganjuk. Jabatan sebelumnya sebagai Kajari Barito Selatan;
  • Zulham Pardamean, menjadi Kajari Barito Selatan. Jabatan sebelumnya sebagai Koordinator pada Kejati Kepulauan Bangka Belitung;
  • R. Indra Senjaya, menjadi Kajari Klungkung. Jabatan sebelumnya sebagai Kajari Aceh Selatan;
  • Rozano Yudistira, menjadi Kajari Aceh Selatan. Jabatan sebelumnya sebagai Koordinator pada Kejati Bengkulu;
  • Conny Novita Sahetapy Engel, menjadi Kajari Kabupaten Pekalongan. Jabatan sebelumnya sebagai Kajari Mimika;
  • I Putu Eka Suyantha, menjadi Kajari Mimika. Jabatan sebelumnya sebagai Koordinator pada Kejati Nusa Tenggara Barat (NTB);
  • Krisdianto, menjadi Kajari Kabupaten Banjar. Jabatan sebelumnya sebagai Kajari Bungo;
  • Fik Fik Zulrofik, menjadi Kajari Bungo. Jabatan sebelumnya sebagai Kajari Maluku Tenggara;
  • Fadjar, menjadi Kajari Maluku Tenggara. Jabatan sebelumnya sebagai Koordinator pada Kejati Maluku;
  • Gunawan Wisnu Murdiyanto, menjadi Kajari Muara Enim. Jabatan sebelumnya sebagai Kajari Buton;
  • Sterry Fendy Andih, menjadi Kajari Buton. Jabatan sebelumnya sebagai Kepala Bagian Tata Usaha pada Kejati Sulawesi Utara;
  • Eka Nugraha, menjadi Kajari Pelalawan. Jabatan sebelumnya sebagai Kajari Seluma;
  • Janu Arsianto, menjadi Kajari Seluma. Jabatan sebelumnya sebagai Koordinator pada Kejati Nusa Tenggara Timur (NTT);
  • Adam Saimima, menjadi Kajari Jayapura. Jabatan sebelumnya sebagai Asisten Pembinaan pada Kejati Sulawesi Tenggara;
  • Nislianudin, menjadi Kajari Sumenep. Jabatan sebelumnya sebagai Kepala Subdirektorat V.D pada Direktorat V Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung;
  • Topik Gunawan, menjadi Kajari Jakarta Timur. Jabatan sebelumnya sebagai Kepala Bagian Penyusunan Rencana Anggaran dan Program Kerja pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung;
  • Ema Siti Huzaemah Ahmad, menjadi Kajari Musi Rawas. Jabatan sebelumnya sebagai Kepala Bagian Tata Usaha pada Kejati Banten;
  • Erny Veronica Maramba, menjadi Kajari Kota Tasikmalaya. Jabatan sebelumnya sebagai Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung;
  • Farriman Isandi Siregar, menjadi Kajari Pacitan. Jabatan sebelumnya sebagai Kajari Penukal Abab Lematang Ilir;
  • Hamidi, menjadi Kajari Penukal Abab Lematang Ilir. Jabatan sebelumnya sebagai Koordinator pada Kejati Sulawesi Barat;
  • Semeru, menjadi Kajari Kabupaten Bekasi. Jabatan sebelumnya sebagai Asisten Intelijen pada Kejati Kalimantan Utara;
  • Eben Ezer Mangunsong, menjadi Kajari Sanggau. Jabatan sebelumnya sebagai Koordinator pada Kejati Nusa Tenggara Timur (NTT);
  • Budi Triono, menjadi Kajari Hulu Sungai Utara (HSU). Jabatan sebelumnya sebagai Koordinator pada Kejati Kepulauan Riau;
  • Abvianto Syaifulloh, menjadi Kajari Bangka Tengah. Jabatan sebelumnya sebagai Kajari Kabupaten Gorontalo; dan
  • Olan Laurance Hasiholan Pasaribu, menjadi Kajari Kabupaten Gorontalo. Jabatan sebelumnya sebagai Koordinator pada Kejati Kepulauan Riau.
Share This Article
Penulis berita yang fokus pada isu politik ringan dan peristiwa harian. Ia menikmati waktu luang dengan menggambar, membaca artikel opini, dan mendengarkan musik indie. Menurutnya, tulisan yang baik adalah hasil dari pikiran tenang. Motto: "Objektivitas adalah harga mati."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *