Berita Terpopuler di Jatim
Berikut adalah rangkuman berita terpopuler di Jawa Timur yang menjadi sorotan masyarakat pada hari Sabtu, 13 Desember 2025. Berita ini mencakup dugaan pemotongan anggaran oleh Kapolres Tuban dan ledakan yang menghancurkan tiga rumah di Pacitan.
Dugaan Pemotongan Anggaran Operasional Polres Tuban
Dugaan pemotongan anggaran operasional di Polres Tuban yang dilakukan oleh AKBP William Cornelis Tanasale menjadi perhatian publik. Anggaran Polres Tuban pada tahun 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Data Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tuban menunjukkan bahwa anggaran Polres Tuban turun sebesar Rp31,3 miliar.
Kepala KPPN Tuban, Martina Sri Mulyani, menyebutkan bahwa Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Polres Tuban tahun 2025 tercatat hanya sebesar Rp91,9 miliar, sedangkan pada tahun 2024 mencapai Rp123,2 miliar. Meskipun anggaran telah turun, AKBP William Cornelis Tanasale diduga memotong anggaran tersebut saat masih menjabat Kapolres Tuban.
Isu ini mencuat setelah AKBP William Cornelis Tanasale dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres Tuban. Pencopotan tersebut tertuang dalam Surat Perintah Kapolda Jawa Timur Nomor Sprin/2611/XII/KEP/2025, yang ditandatangani Irjen Pol Nanang Avianto pada Senin (8/12/2025). Dalam Laporan Hasil Penyelidikan (LHP) R/LHP-361/XII/2025/Paminal, terdapat dugaan bahwa AKBP Tanasale menekan anggotanya untuk melakukan setoran dalam jumlah besar serta melakukan pemotongan anggaran operasional Polres Tuban.
AKBP William Cornelis Tanasale telah dicopot dari jabatan meski baru delapan bulan menjabat. Pencopotan tersebut tertuang dalam Surat Perintah No 2611/XII/KEP/2025 tanggal 8 Desember 2025 dengan tanda tangan Kapolda Jawa Timur (Jatim), Irjen Pol Nanang Avianto. Dalam surat perintah yang beredar, Auditor Inspektorat Pengawasan Daerah Polda Jawa Timur, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Agung Setyo Nugroho ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Kapolres Tuban.
Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan terkait pencopotan AKBP William Cornelis Tanasale sebagai Kapolres Tuban. “AKBP William Cornelis Tanasale saat ini sedang menjalani pemeriksaan internal oleh Bidang Propam Polda Jawa Timur,” kata Kombes Pol Jules Abraham Abast, Selasa (9/12/2025). Menurutnya, pencopotan tersebut merupakan prosedur penanganan terhadap anggota kepolisian yang bermasalah hingga proses pemeriksaan internal selesai.
Oleh karena itu, seusai prosedur berlaku, AKBP William Cornelis Tanasale diberhentikan sementara dari jabatannya sebagai Kapolres Tuban, selama penyelidikan tersebut bergulir. Sehingga, posisi Kapolres Tuban diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) yakni Kombes Pol Agung Setyo Nugroho. Sementara Kombes Pol Agung Setyo Nugroho menjabat sebagai Itwasda Polda Jatim. Tujuannya, agar pelayanan masyarakat yang jadi kewajiban Polres Tuban masih dapat berjalan maksimal sebagaimana semestinya.
Ledakan di Pacitan
Suara ledakan menggelegar gegerkan warga Desa Tahunan Baru, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Jumat (12/12/2025) pagi. Diketahui, tiga rumah hancur rata dengan tanah akibat ledakan tersebut. Empat warga dilaporkan mengalami luka-luka, sementara tiga orang dilarikan ke Puskesmas Gemaharjo.
Video ledakan yang menghancurkan tiga rumah itu viral di sejumlah media sosial. Video amatir berdurasi satu menit 35 detik memperlihatkan rumah hancur berkeping-keping. “Terjadi ledakan besar. Dua rumah hancur nyaris rata dengan tanah. Eh, tiga rumah. Berlokasi di RT 04 Desa Tahunan Baru, Kecamatan Tegalombo, sekitar pukul 06.00 WIB pagi,” ungkap pria dalam video seperti yang didengar pada Jumat (12/12/2025).
“Penghuni rumah sebagian luka-luka dilarikan di Puskesmas Gemaharjo. Berdampak rumah tetangga atas goncangan dan getaran gentengnya rontok, kaca jendela pecah. Penyebab belum bisa diketahui. Masih dilaporkan ke pihak berwajib,” paparnya.
Keterangan Kepala Desa Tahunan Baru, Mujianto membenarkan kejadian itu.
Santri yang Tenggelam di Waduk Ditemukan
Santri yang hilang tenggelam di Waduk Penguripan, Dusun Petiyin, Desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, berhasil ditemukan, Kamis (11/12/2025). Korban atas nama Achmad Syauqi Abdillah (19) itu ditemukan pukul 12.30 WIB pada hari kedua pencarian, dalam kondisi meninggal dunia.
Warga Rungkut Menanggal Gununganyar Surabaya tersebut ditemukan tak jauh dari titik lokasi kali pertama tenggelam. Tim Rescue gabungan yang dipimpin langsung Kapolsek Solokuro, AKP Asyik Samsul Hadi berhasil menemukan korban dan mengevakuasi korban untuk dibawa ke Puskesmas Karanggeneng guna pemeriksaan lebih lanjut.
AKP Asyik Samsul Hadi menjelaskan, sejak pagi, proses pencarian dilanjutkan dengan melibatkan seluruh unsur, termasuk dibantu masyarakat. “Korban sudah ditemukan pada pencarian hari kedua hari ini, Kamis (11/12/2025) pukul 12.30 WIB,” ujar AKP Asyik Samsul Hadi didampingi Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, Kamis (11/12/2025).
Didukung peralatan SAR serta teknik penyelaman dan penyisiran permukaan air, tim bekerja secara maksimal dan akhirnya korban ditemukan radius 20 meter dari bibir waduk. Pencarian hari kedua melibatkan unsur gabungan, antara lain Tim Polsek Solokuro, Tim Rescue Sat Polairud Polres Lamongan, Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan, Tim Basarnas, dan Tim Rescue MTA Surabaya.
Pihaknya memastikan tidak ada tanda bekas penganiayaan apapun. Korban meninggal karena tenggelam di waduk saat berenang bersama teman-temannya. Korban berenang menyeberang dari timur ke barat. Belum tiba di tujuan, korban tenggelam dan tidak kelihatan oleh teman-temannya.
“Alhamdulillah dengan ditemukannya korban pada hari ini, proses pencarian resmi dinyatakan selesai,” pungkas AKP Asyik Samsul Hadi.
Polsek Solokuro bersama instansi terkait menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban dan mengimbau warga agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di area perairan demi keselamatan bersama.