Kades Hoho Alkaf Dikeroyok LSM Gara-Gara Nilai Jeblok di TikTok

Zaiful Aryanto
4 Min Read

Kades Hoho Alkaf Jadi Korban Pengeroyokan Saat Demo LSM

Kades Hoho Alkaf, yang dikenal viral di TikTok dengan konten-konten uniknya, kini menghadapi nasib sial setelah menjadi korban pengeroyokan oleh oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) saat demo di kantornya. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (11/3/2026), dan kini sedang menjadi perhatian publik.

Kronologi Pengeroyokan

Menurut pengakuan Kades Hoho Alkaf, kejadian berawal dari demonstrasi yang dilakukan oleh LSM di kantor desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Massa menuntut pembatalan hasil penjaringan perangkat desa. Namun, situasi memanas ketika Kades Hoho hendak meninggalkan lokasi setelah audiensi dengan massa.

“Saat saya baru keluar dari pintu aula, sebelum dikawal, langsung pukulan menghujani dari belakang, samping, dan depan,” ujar Hoho dalam akun Instagram pribadinya, @hoho_alkaf.

Ia juga mengaku kacamatanya pecah karena dipukul dari depan. Pakaian dinasnya robek, serta atribut namanya terlepas. “Logo atribut saya juga pada rogol. Papan nama jatuh karena ketarik-tarik,” cerita Kades Hoho Alkaf.

Penyebab Aksi Anarkis

Hoho menilai aksi anarkis itu dipicu oleh kekecewaan salah satu anggota LSM yang tidak lolos seleksi perangkat desa karena nilainya jeblok. Massa menuntut agar seleksi diulang, meski Kades Hoho tetap bersikeras bahwa semua tahapan telah sesuai regulasi yang berlaku.

“Nilainya di bawah, tapi maunya diulang. Kita kiblatnya regulasi, tapi mereka tetap tidak mau tahu. Tidak mungkin hasil seleksi dibatalkan hanya karena tekanan pihak tertentu,” tegasnya.

Video Viral dan Komentar Terkait

Dalam video viral yang beredar, Hoho menyampaikan bahwa tidak semua momen pengeroyokannya terekam. Menurutnya, video tersebut hanya menampilkan saat dirinya sudah berada di belakang mobil pengamanan. Momen pengeroyokan dari awal tidak terekam secara utuh.

“Di video itu memang suruh keluar semua, tapi kenyataannya tidak seperti itu. Dan ada yang bilang saya tidak dikeroyok. Memang di video itu saya sudah diamankan karena sudah di belakang mobil,” jelasnya.

Kritik terhadap Kinerja Aparat

Hoho juga menyoroti kinerja aparat kepolisian di lokasi kejadian. Ia merasa petugas kurang tegas dalam memberikan perlindungan kepadanya, sehingga aksi anarkis bisa terjadi.

Atas insiden tersebut, Hoho akan mencari perlindungan hukum dan keadilan hingga ke Propam Mabes Polri. “Saya pejabat pemerintah sudah melaksanakan pekerjaan sebaik-baiknya. Saya minta keadilan kepada Camat, Bupati, hingga Propam Mabes Polri,” terangnya.

Profil Kades Hoho Alkaf

Kades Hoho Alkaf lahir di Banjarnegara pada 11 Juni 1983. Nama lengkapnya adalah Welas Yuni Nugroho. Ia merupakan putra dari Siswoyo Siswoharsono dan Hartati. Ayahnya, Siswoyo, merupakan anggota DPRD Banjarnegara yang menjabat selama empat periode. Siswoyo juga pernah menjabat sebagai Kepala Desa Purwasaba periode 1990-1998.

Meski dikenal sebagai anak ‘nakal’ saat masa sekolah, Hoho berhasil menyelesaikan pendidikannya hingga jenjang perguruan tinggi. Ia lulus S1 Hukum di Universitas Islam Sultan Agung Semarang, kemudian melanjutkan S2 di Universitas Jenderal Soedirman dengan jurusan yang sama.

Setelah menamatkan pendidikannya, ia mengikuti jejak sang ayah dengan menjadi Kepala Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja. Hoho merupakan calon incumbent yang maju lagi di Pilkades 31 Juli Tahun 2019. Ia berhasil menjadi pemenang dengan perolehan 1.899 suara.


Share This Article
Penulis yang dikenal dengan gaya bahasa lugas dan informatif. Ia aktif meliput berita cepat, tren daring, hingga liputan human interest. Hobi utamanya adalah bersepeda, menonton video edukatif, dan mencoba tempat kuliner baru. Motto: "Tulisan yang baik selalu lahir dari kejujuran."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *