Pengakuan Mohan Hazian atas Dugaan Tindakan Pelecehan
Selebgram sekaligus pengusaha Mohan Hazian akhirnya mengakui kesalahan atas dugaan tindakan pelecehan terhadap model yang pernah bekerja sama dengan brand miliknya, Thanksinsomnia. Pengakuan ini disampaikan setelah sebelumnya ia sempat membantah tudingan yang beredar di ruang publik. Lewat pernyataan tertulis di Instagram pribadinya, Mohan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan mengakui tindakannya tidak dapat dibenarkan.
“Perbuatan tersebut merupakan kesalahan yang tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apa pun. Saya menyadari bahwa tindakan saya telah melanggar batas antara profesional dan ranah pribadi yang menimbulkan luka dan dampak bagi para pihak, termasuk seluruh karyawan saya di brand yang saya miliki, di mana hal tersebut tidak seharusnya terjadi,” tulis Mohan, Kamis (12/2/2026).
Sebagai bentuk tanggung jawab, Mohan juga menyatakan mundur dari seluruh jabatan dan keterlibatannya di Thanksinsomnia. “Sebagai konsekuensi langsung dari tindakan yang saya lakukan, saya dengan ini menyatakan mengundurkan diri dari seluruh jabatan, peran profesional, dan keterlibatan publik yang saya emban saat ini di Thanksinsomnia,” tulis Mohan lagi.
Dalam pernyataan yang sama, Mohan juga meminta publik untuk tidak melibatkan para karyawan Thanksinsomnia. Pasalnya, Mohan menyatakan hal tersebut merupakan tanggung jawab pribadinya. “Saya juga meminta tolong kepada masyarakat untuk tidak melibatkan pihak yang bekerja pada saya karena itu sepenuhnya tanggung jawab saya,” ungkap Mohan.
Terakhir, ia mengungkapkan rasa penyesalannya atas perbuatan tersebut. “Saya menyampaikan penyesalan yang mendalam atas dampak yang telah ditimbulkan. Saya minta maaf sekali lagi,” tutup Mohan.
Awalnya Sempat Bantah
Sebelumnya Mohan sempat menegaskan bahwa dirinya bukan seperti yang dituduhkan dan membantah melakukan perbuatan sebagaimana yang ramai diperbincangkan. Pernyataan itu diungkapkannya lewat video klarifikasinya. Mohan membantah tuduhan yang awalnya menyebar di platform media sosial X.
“Halo, saya Mohan Hazian. Kalian pasti sudah tahu baca dari X yang berseliweran tentang orang berinisial M. Di sini saya mau menjelaskan bukan saya merasa ataupun saya orang yang dituduhkan oleh beliau,” kata Mohan, Senin (9/2/2026).
Mohan Hazian mengatakan tuduhan yang dilontarkan sudah memberikan dampak besar. Tak hanya kepada keluarga, tudingan itu juga memberikan efek negatif kepada brand jenamanya. “Jadi karena narasinya sudah beredar dan berefek ke saya, ke brand saya terutama ke keluarga saya. Padahal tuduhan yang dituduhkan itu tidak saya lakukan,” katanya.
“Jadi kalian harus tahu ini merugikan saya, merugikan orang-orang di sekitar saya yang tidak tahu apa-apa tentang hal ini. Intinya semua tuduhan yang dituduhkan ini adalah tuduhan yang tak berdasar yang akan saya luruskan besok di konferensi pers jam 8. Sekian dari saya,” kata dia.
Namun, ternyata rencana konferensi pers itu dibatalkan oleh Mohan dan mengunggah klarifikasi keduanya di Instagram.
Dugaan Pelecehan Seksual
Kasus ini bermula dari unggahan akun X @aarummanis yang membagikan pengalaman tidak menyenangkan yang dialaminya. Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Mei 2025, saat akun tersebut menjadi talent untuk sesi pemotretan foto dan video sebuah merek pakaian yang diduga milik Mohan Hazian.
Menurut penuturan korban, sesi pemotretan awalnya berlangsung tanpa kejanggalan. Namun setelah pekerjaan selesai dan ia hendak pulang, Mohan menawarkan untuk makan bersama. Korban menyetujui ajakan tersebut karena mengira makan akan dilakukan bersama talent scouter.
Namun ketika talent scouter meninggalkan lokasi untuk menyimpan barang, korban mulai merasa curiga saat Mohan mengajaknya kembali masuk ke ruang pemotretan. “Saya pun menunggu di dalam, kemudian owner M mengatakan bahwa makanannya dipesan secara online. Saya pun semakin bingung dan curiga,” tulis korban.
Tak lama kemudian, Mohan diduga melakukan tindakan kekerasan seksual. “Owner M memaksa memegang saya, mencium saya, bahkan naik ke atas saya. Saya kemudian sekuat tenaga mendorong, mencakar, dan memukul M,” tulisnya.
Korban mengaku merasa terancam akan diperkosa dan berusaha menenangkan situasi agar bisa pulang dengan selamat. “Owner M tetap tidak peduli meski saya menolak berkali-kali. Dia menahan tangan saya, kemudian menunjukkan kelaminnya,” lanjutnya.
Korban juga menyebut Mohan terus memaksa meski ia menangis dan ketakutan, bahkan melakukan masturbasi di hadapannya. “Beliau bahkan menjilat telinga dan leher saya. Saya masih jijik dan trauma sampai sekarang. Saya hanya berharap semua berakhir dengan cepat dan saya bisa pulang,” tulis korban.
Ia akhirnya diizinkan pulang dalam kondisi trauma mendalam. “Saya masih trauma setiap kali melihat wajah beliau di media. Rasanya ingin muntah dan terus teringat kejadian tersebut,” tulisnya.
Korban berharap kejadian serupa tidak menimpa orang lain. Belakangan, sejumlah pihak lain juga mengaku mengalami dugaan pelecehan seksual oleh Mohan Hazian.