Jalur Fungsional Tol Balikpapan–IKN Dibuka, Layani Pemudik Sejak Hari Ini

Muhammad Muhlis
10 Min Read

Pengoperasian Jalur Tol Balikpapan–IKN Selama Mudik Lebaran 2026

Pemerintah melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur (BBPJN Kaltim) bersama PT Jasa Marga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung di sepanjang ruas Jalan Tol Balikpapan–IKN yang akan dibuka secara fungsional selama periode mudik Lebaran 2026. Fasilitas tersebut disiapkan untuk memberikan kenyamanan sekaligus menjaga kelancaran arus kendaraan di jalur strategis penghubung Balikpapan menuju Penajam Paser Utara hingga kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Fasilitas Pendukung yang Disiapkan

Kepala BBPJN Kaltim, Yudi Hardiana, mengatakan fasilitas yang disediakan antara lain rest area sementara, mobil toilet, serta tenan UMKM dari masyarakat sekitar. Di sepanjang jalur tol yang difungsionalkan nanti akan disiapkan beberapa fasilitas, seperti rest area, mobil toilet, serta tenan UMKM dari masyarakat sekitar.

Selama periode fungsional Lebaran 2026, ruas tol tersebut akan diberlakukan satu jalur tanpa skema contraflow. Pengguna jalan dari arah Balikpapan menuju Penajam Paser Utara maupun kawasan IKN dapat melintas melalui jalur Seksi 3A2 hingga Jembatan Pulau Balang. Setelah melewati jalur tersebut, tersedia dua akses keluar yang dapat digunakan pengendara.

Akses pertama melalui jalur Bandara VVIP yang terhubung ke Simpang Riko. Dari titik ini, perjalanan dapat dilanjutkan menuju Penajam Paser Utara hingga ke arah Kalimantan Selatan. Sementara akses kedua melalui ruas Tol Seksi 6A yang terhubung dengan Simpang ICI, jalur alternatif menuju wilayah sekitar IKN maupun kembali ke Balikpapan.

BBPJN Kaltim juga menyiapkan dua titik rest area untuk menunjang kebutuhan pemudik. Rest area pertama berada di Gerbang Tol Balang 1 bagi pengguna jalan dari arah Balikpapan menuju Penajam Paser Utara maupun kawasan IKN. Di lokasi ini juga akan disediakan mobil toilet dan area istirahat sementara bagi pengendara.

Rest area kedua berada di ruas Seksi 5B untuk pengguna jalan dari arah IKN menuju Balikpapan. Fasilitas yang tersedia antara lain mobil toilet, ruang laktasi, musala, tempat istirahat, serta area bagi pelaku UMKM lokal membuka lapak. Pelibatan UMKM di sekitar kawasan tol juga menjadi bagian dari upaya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat selama periode mudik.

Operasional Jalur Fungsional

BBPJN Kaltim membuka jalur fungsional tol sepanjang 52,5 kilometer mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026. Panjang ini bertambah sekitar 2,5 kilometer dibandingkan saat periode fungsional Natal dan Tahun Baru lalu. Operasional jalur fungsional tersebut dibatasi pada pukul 06.00 hingga 18.00 WITA karena pembangunan tol masih berlangsung dan belum dilengkapi penerangan jalan secara penuh.

Pengguna jalan juga diimbau mematuhi batas kecepatan maksimal 60 kilometer per jam demi menjaga keselamatan selama melintas di ruas tol tersebut. Selain itu, BBPJN Kaltim juga mengoperasikan command center untuk memantau kondisi lalu lintas secara real time selama arus mudik dan arus balik Lebaran 1447 Hijriah.

Sebanyak 114 titik CCTV dipasang di ruas jalan nasional, tol menuju kawasan IKN, hingga wilayah perbatasan. Seluruhnya terintegrasi dalam sistem pemantauan lalu lintas. Koordinator Command Center BBPJN Kaltim, Yudha Sandy Utama, mengatakan fasilitas ini memungkinkan petugas memantau kondisi lalu lintas dari satu pusat kendali.

Penambahan Akses Masuk dan Keluar

Jumlah kendaraan yang melintas di ruas Jalan Tol Balikpapan-IKN diprediksi meningkat pada musim mudik Lebaran 2026. Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Yudi Hardiana menyampaikan sekitar 95 ribu kendaraan tercatat pada arus mudik tahun lalu. “Mungkin tahun ini bisa tembus di angka 100 ribu,” ujarnya.

Seiring dengan peningkatan tersebut, BBPJN Kaltim turut menambah panjang ruas yang difungsionalkan selama periode mudik Lebaran 2026. Panjang ruas jalan tol yang difungsikan tahun ini sepanjang 52,5 km. Bertambah sekitar 2,5 km dibandingkan periode sebelumnya yang hanya sekitar 50 km.

Selain itu, pengaturan akses masuk dan keluar kendaraan juga mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya. Yudi menjelaskan, perubahan ini dilakukan setelah melihat evaluasi terhadap arus kendaraan pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Terutama terkait beban kendaraan di jalan nasional Mulawarman, Balikpapan Timur yang menjadi akses menuju Tol Manggar.

“Sehingga tahun ini kita buka akses gerbang Tol Seksi 1B,” ucapnya. Melalui akses ini, kendaraan dapat masuk menuju tol dari sejumlah titik di Balikpapan. Di antaranya dapat melewati kawasan BSSC Dome, Taman Tiga Generasi, Stadion Batakan, hingga ruas jalan di depan Polda Kaltim. “Beberapa akses tersebut juga terhubung langsung dengan kawasan Ring Road Balikpapan Selatan,” pungkasnya.

Panduan Lewat Tol IKN Saat Mudik

Jalur fungsional Tol Balikpapan–IKN dibuka 13–29 Maret 2026 untuk arus mudik. Operasional hanya 06.00–18.00 WITA. Batas kecepatan maksimal 60 km/jam. Akses masuk melalui Seksi 1B dari Jalan Mukmin Faisal, Balikpapan. Jalur menuju akses tol bisa lewat Dome, Taman Tiga Generasi, Stadion Batakan, hingga jalan depan Polda Kalimantan Timur. Akses keluar melalui jalur Bandara VVIP–Simpang Riko menuju Penajam Paser Utara atau Seksi 6A–Simpang ITCI menuju kawasan Ibu Kota Nusantara.

Minim Penerangan

Operasional ruas tol Balikpapan–IKN selama periode mudik Lebaran 2026 akan diberlakukan secara terbatas. Pengoperasian hanya dilakukan pada siang hari karena sejumlah fasilitas pendukung, terutama penerangan jalan, belum sepenuhnya rampung. Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Yudi Hardiana, mengatakan keterbatasan fasilitas penerangan menjadi alasan utama pembatasan operasional tol tersebut.

“Penerangan jalan memang belum tersedia sepenuhnya karena pengerjaannya belum selesai,” ujar Yudi, Kamis (12/3/2026). Dengan kondisi tersebut, ruas tol hanya akan dibuka mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WITA. Pembatasan waktu operasional dilakukan demi menjaga keselamatan pengguna jalan, mengingat kondisi jalan yang belum memiliki penerangan memadai pada malam hari.

Selain itu, pihaknya juga akan mempertimbangkan kondisi cuaca dalam pengoperasian tol. Jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi yang berpotensi membahayakan pengguna jalan, maka ruas tol tersebut kemungkinan akan ditutup sementara. “Kalau situasi tidak memungkinkan, misalnya hujan lebat, kemungkinan besar akan kami tutup sementara,” jelasnya.

Ia mengimbau para pengguna jalan untuk mematuhi aturan berkendara yang telah ditetapkan, khususnya terkait batas kecepatan kendaraan. “Kami minta pengguna jalan mematuhi batas kecepatan maksimal 60 kilometer per jam agar keamanan dan keselamatan selama berkendara tetap terjaga,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur menyatakan ruas Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) akan mulai difungsikan secara terbatas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026. Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim, Yanuari Insan, mengatakan tol tersebut akan dibuka secara fungsional mulai 13 Maret hingga berakhirnya Operasi Ketupat Mahakam pada 25 Maret 2026.

“Selama masa Operasi Ketupat ini, tol IKN dibuka secara fungsional mulai 13 hingga 25 Maret. Karena masih fungsional, beberapa fasilitas seperti penerangan jalan umum dan perlengkapan jalan lainnya juga belum sepenuhnya tersedia,” ujarnya. Karena itu, operasional tol hanya diberlakukan pada siang hari, yakni pukul 06.00 hingga 18.00 WITA.

Namun khusus pada hari pelaksanaan Salat Idul Fitri, akses tol akan dibuka lebih awal. “Pada hari H Lebaran, tol akan dibuka mulai pukul 05.00 pagi untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat yang akan melaksanakan Salat Id di kawasan IKN,” jelasnya. Yanuari menyebutkan, sementara ini terdapat tiga titik akses yang dapat digunakan kendaraan untuk masuk ke ruas tol fungsional tersebut.

Akses pertama melalui kawasan Manggar yang sejak awal disiapkan sebagai jalur penghubung. Selain itu, terdapat pula akses dari titik 1B dan 3C. Sedangkan untuk jalur keluar kendaraan berada di titik 3C yang terhubung dengan Ring Road. “Untuk sementara ada tiga titik masuk, yakni dari Manggar, 1B, dan 3C. Sementara pintu keluar berada di 3C yang terhubung ke Ring Road,” katanya.

Ia juga mengungkapkan sebelumnya terdapat kendala pada titik 6A karena masih terdapat pekerjaan pembangunan di lokasi tersebut. Namun setelah dilakukan koordinasi antara Forkopimda Kalimantan Timur dengan masyarakat di sekitar lokasi, persoalan tersebut telah menemukan solusi. “Insya Allah mulai malam ini sudah ada kesepakatan sehingga pagar yang sebelumnya tertutup akan dibuka agar ruas tersebut bisa difungsikan,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah pekerjaan konstruksi masih terlihat berlangsung di sisi lain ruas tol yang difungsikan tersebut. Di sepanjang jalur tol juga telah dipasang rambu batas kecepatan maksimal 60 kilometer per jam. Selain itu, ruas tol yang difungsikan sementara ini juga belum dilengkapi penerangan jalan umum.

Share This Article
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *