Jejak Karier Jokowi: Dari Kader PDI Perjuangan Jadi Bapak Ideologi PSI

Nurlela Rasyid
5 Min Read

Joko Widodo Hadir di Rakernas PSI, Sebagai Bapak Ideologi Partai

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, hadir dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang berlangsung di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Makassar, pada Sabtu (31/1/2026). Kehadirannya menandai peran penting Jokowi sebagai figur sentral dalam ideologi partai tersebut. Ia dikenal sebagai tokoh yang sangat dekat dengan PSI dan telah memberikan dukungan penuh untuk membangun struktur partai hingga ke tingkat terbawah.

Perjalanan Politik Joko Widodo

Joko Widodo, yang awalnya seorang pengusaha kayu, memutuskan bergabung dengan PDI Perjuangan (PDIP) pada tahun 2004. Megawati Soekarnoputri menjadi pimpinan di PDIP saat itu. Selama masa kepemimpinannya, Jokowi berhasil memenangkan Pilkada Solo pada 2005 dan 2010, serta Pilgub DKI Jakarta pada 2012. Setelah itu, ia maju sebagai presiden pada Pilpres 2014 dan 2019, dengan PDIP sebagai pengusung utamanya.

Setelah menjabat sebagai presiden, Jokowi tidak lagi menjadi kader PDIP. Namun, hubungannya dengan partai lain, seperti PSI, tetap kuat. Kini, Jokowi secara aktif mendukung PSI, bahkan menyatakan siap turun gunung ke kabupaten/kota demi memperkuat partai tersebut.

Grace Natalie: Jokowi adalah Bapak Ideologi PSI

Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, menyampaikan bahwa Jokowi merupakan bapak ideologi bagi partai tersebut. Menurutnya, kehadiran Jokowi memberikan semangat besar bagi seluruh kader dan pengurus PSI di berbagai daerah.

“Pak Jokowi adalah bapak ideologi PSI, beliau adalah panutan kami dan kami sangat gembira,” ujarnya. Ia juga menilai bahwa keterlibatan Jokowi memberikan energi besar dalam memperkuat konsolidasi partai.

Grace menggarisbawahi pentingnya penguatan struktur organisasi hingga ke tingkat paling bawah. Menurutnya, antusiasme para kader dan simpatisan harus diimbangi dengan kesiapan struktur partai yang merata. “Kami ingin melihat struktur PSI sampai ke desa-desa, bahkan sampai ke RW dan RT,” ujarnya.

Dukungan dari Berbagai Tokoh

Grace juga menyebut bahwa gelombang dukungan dari berbagai tokoh, baik nasional maupun lokal, semakin memperkuat basis PSI di sejumlah daerah. “Semakin banyak tokoh-tokoh lokal, dan tidak hanya terjadi di Sulawesi Selatan, tapi di tempat-tempat lain juga,” katanya.

Menurutnya, besarnya minat dan dukungan harus diikuti dengan penyediaan wadah organisasi yang jelas agar tidak terputus di tingkat elite saja. “Artinya kita melihat kalau sudah banyak minatnya, maka struktur harus menyediakan wadahnya,” jelasnya.

Digitalisasi dalam Pengelolaan Organisasi

Dalam pengelolaan organisasi, PSI menerapkan sistem digitalisasi untuk memastikan kinerja pengurus berjalan efektif dan transparan. Grace menjelaskan bahwa pengurus yang tidak menjalankan tugas akan otomatis tersingkir melalui sistem yang telah diterapkan. “Jadi kalau ada pengurus yang tidak menjalankan tugasnya, baik itu meng-input data ataupun mencari kelengkapan verifikasi, maka dia otomatis akan tereliminasi, bukan karena DPP, by system,” ujarnya.

Jokowi Siap Turun ke Kabupaten

Joko Widodo menegaskan pentingnya penguatan struktur PSI hingga ke tingkat paling bawah. Ia menyebut partai membutuhkan mesin organisasi yang besar dan solid untuk mencapai target politik yang telah ditetapkan. “Kemarin saya ngomong sama ketua dewan pembina, ketua harian dan Sekjen, kapan ini kita selesaikan. Akhir 2026 itu sudah harus selesai,” katanya.

Menurutnya, ambisi dan target PSI ke depan membutuhkan dukungan organisasi yang tidak setengah-setengah. “Karna kita memerlukan mesin besar, karna target PSI adalah target yang besar. Kalau struktur hanya sampai DPD itu tidak bisa, sekali kali struktur harus sampai desa, RT-RW,” ujarnya.

Jokowi juga menyatakan kesiapannya untuk turun langsung membantu penguatan struktur di berbagai daerah di Indonesia. “Kalau diperlukan saya harus datang, saya masih sanggup, saya masih sanggup datang ke Kabupaten/Kota, kalau perlu sampai tingkat kecamatan saya masih sanggup,” jelasnya.

Keberhasilan Partai Politik Terletak pada Struktur yang Kuat

Ia menekankan bahwa kekuatan partai politik terletak pada struktur yang benar-benar hidup dan bekerja nyata di tengah masyarakat. “Struktur yang benar benar bisa bekerja sampai akar rumput, menyentuh masyarakat bawah kita, itu struktur yang ideal,” ungkapnya.

Jokowi juga menyampaikan komitmennya untuk bekerja keras bersama para pengurus dan kader PSI. “Saudara saudara bekerja keras untuk PSI, saya pun akan bekerja keras untuk PSI. Saudara bekerja mati matian untuk PSI, saya pun akan bekerja mati matian,” katanya.

Ia menekankan pentingnya kehadiran partai politik yang membawa nilai positif bagi bangsa. “Inilah yang perlu kita kerjakan, negara ini perlu partai yang baik, perlu politik kebaikan,” ujarnya.


Share This Article
Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *