Profil Masinton Pasaribu, Bupati Tapanuli Tengah Mantan Pekerja Pelabuhan Belawan

Amanda Almeirah
7 Min Read

Profil Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu

Masinton Pasaribu adalah seorang politisi Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Bupati Tapanuli Tengah ke-21 sejak Februari 2025. Ia lahir di Kota Sibolga, Sumatera Utara pada 11 Februari 1971. Sebelum menjadi Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu telah menjalani berbagai pengalaman hidup yang membentuknya menjadi sosok yang tangguh dan penuh semangat.

Ia bahkan pernah menjadi tenaga kerja lepas di Pelabuhan Belawan setelah lulus SMA. Tak lama kemudian, ia memutuskan untuk pindah ke Jakarta untuk melanjutkan studi hukum. Ia berhasil lulus pada tahun 2003. Selama masa studi, Masinton dikenal sebagai sosok yang aktif dalam berbagai organisasi yang menentang rezim Orde Baru. Ia ikut serta dalam aksi unjuk rasa 1998 yang berujung pada jatuhnya pemerintahan Soeharto.

Setelah lulus dari bangku kuliah, Masinton memilih untuk bergabung dengan gerakan buruh, berjuang untuk hak-hak pekerja. Pada tahun 2004, ia memutuskan untuk bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Bersama sekitar 50 penggiat lainnya, Masinton menjadi salah satu pendiri REPDEM (Relawan Perjuangan Demokrasi), yang merupakan sayap organisasi PDI-P. Ia juga dipercaya untuk menjabat sebagai Ketua REPDEM, yang menandai awal karier politiknya di partai tersebut.

Masinton pertama kali terpilih sebagai anggota DPR pada Pemilu 2014 dan terpilih kembali pada 2019. Karier politiknya menunjukkan konsistensi dalam perjuangan hak buruh dan rakyat kecil, juga pengalaman legislatif yang luas. Pada 2025, ia maju dan terpilih sebagai Bupati Tapanuli Tengah, fokus pada pembangunan daerah dan menyelesaikan sengketa wilayah dengan daerah tetangga.

Bencana Banjir dan Tanggung Jawab Bupati

Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu termasuk sosok yang paling sibuk belakangan ini. Sebab, wilayahnya termasuk kawasan yang paling parah ditimpa musibah banjir besar dan longsor. Ada beberapa jalan rusak dan putus akibat bencana. Tidak hanya itu, puluhan warga dilaporkan meninggal dunia di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Di tengah bencana, Masinton Pasaribu sempat menolong seorang pria bernama Ebyn Hutauruk, yang rela berjalan kaki puluhan kilometer demi mencari istri dan dua anaknya yang hilang kontak di tengah bencana banjir. Setelah bertemu langsung dengan Ebyn Hutauruk, Bupati Tapanuli Tengah itu dengan sigap meminta timnya untuk membantu mencarikan istri dan anaknya di Tukka, Tapanuli Tengah.

Ebyn Hutauruk tak kuasa menahan tangis saat bertemu dan memohon bantuan kepada Bupati Masinton Pasaribu pada Jumat (28/11/2025).

Empat hari setelah video Hutauruk jalan kaki mencari anak istri viral, Ebyn berhasil bertemu dengan keluarganya dalam keadaan sehat di Pengungsian. Diungkap Masinton, wilayah Tapteng yang terkena banjir bandang hingga kini belum pulih kondisinya. Meski demikian, Masinton bersama tim lainnya terus berusaha menyalurkan bantuan kepada masyarakat.

Harta Kekayaan Bupati Tapanuli Tengah

Masinton Pasaribu tercatat memiliki total harta sebesar Rp 5,3 miliar. Hartanya itu terdaftar di dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Masinton terakhir kali melaporkan hartanya di LHKPN KPK pada 25 Maret 2024 untuk periodik 2023.

Harta terbanyak Masinton berasal dari tanah dan bangunan yang ia miliki di wilayah Jakarta Timur, senilai Rp 4.000.000.000. Berikut adalah daftar harta kekayaan Masinton Pasaribu:

DATA HARTA

A. TANAH DAN BANGUNAN

Rp. 4.000.000.000

Tanah dan Bangunan Seluas 74 m2/60 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HASIL SENDIRI Rp. 1.500.000.000

Tanah Seluas 380 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HASIL SENDIRI Rp. 2.500.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN

Rp. 497.000.000

MOBIL, TOYOTA FORTUNER JEEP Tahun 2012, HASIL SENDIRI Rp. 250.000.000

MOBIL, DAIHATSU XENIA MINIBUS Tahun 2009, HASIL SENDIRI Rp. 80.000.000

MOBIL, TOYOTA YARIS MINIBUS Tahun 2015, HASIL SENDIRI Rp. 150.000.000

MOTOR, YAMAHA NMAX MATIC Tahun 2015, HASIL SENDIRI Rp. 17.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA

Rp.—

D. SURAT BERHARGA

Rp.—

E. KAS DAN SETARA KAS

Rp. 1.310.000.000

F. HARTA LAINNYA

Rp.—

Sub Total

Rp. 5.807.000.000

III.HUTANG

Rp. 500.000.000

IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III)

Rp. 5.307.000.000

Biodata & Latar Belakang

Nama Lengkap:

Masinton Pasaribu, S.H.

Tempat & Tanggal Lahir:

Sibolga, Sumatera Utara, 11 Februari 1971.

Asal & Suku:

Berasal dari suku Batak (Batak Toba / Batak)

Pendidikan:

SD di Medan (SDN 060951)

SMP di SMPN Labuhan Deli (Deli Serdang)

SMA di Dr. Wahidin Sudirohusodo, Medan

Kuliah: Sarjana Hukum di Sekolah Tinggi Hukum Indonesia (STHI), lulus tahun 2003.

Latar Sosial / Ekonomi Awal:

Lahir dari keluarga sederhana, semasa muda sempat bekerja sebagai buruh harian lepas di pelabuhan (pelabuhan Belawan, Medan) karena keterbatasan ekonomi.

Aktivisme & Awal Karier Politik

Selama kuliah, aktif dalam organisasi mahasiswa — termasuk menjadi bagian dari senat mahasiswa.

Pada periode 1998–2000, terlibat dalam gerakan reformasi melalui Front Aksi Mahasiswa Reformasi dan Demokrasi (FRAMRE).

Tahun 2000–2003, menjabat sebagai Ketua Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI), organisasi pemuda/aktivis.

Setelah lulus kuliah, bergabung ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) pada 2004 bersama sejumlah aktivis lainnya.

Ia ikut mendirikan sayap partai: Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM) dan menjabat Ketua Umum DPN REPDEM periode 2011–2016.

Karier di DPR RI

Calon legislatif dari PDI-P untuk Dapil DKI Jakarta II pada Pemilu 2014: terpilih dan menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

Masuk komisi yang menangani hukum, HAM, dan keamanan — yakni Komisi III DPR RI.

Terpilih kembali pada Pemilu 2019 dan menjabat di periode 2019–2024.

Dikenal vokal dalam berbagai isu — termasuk hak asasi manusia, hukum, demokrasi, dan perburuhan.

Transisi ke Pemerintahan Daerah

Setelah 2 periode sebagai anggota DPR, pada 2024 Masinton mencalonkan diri sebagai Bupati di Tapanuli Tengah (Sumatera Utara) — bersama calon wakilnya.

Terpilih dan mulai menjabat sebagai Bupati Tapanuli Tengah sejak 20 Februari 2025.

Gaya Politik & Kontroversi

Selama kariernya di DPR, Masinton dikenal karena gaya politiknya yang tegas dan kritis — termasuk keberaniannya memberikan komentar keras terhadap isu nasional, pemerintah, dan elite politik.

Salah satu momen kontroversial: pada 2022 ia menyebut menteri sebagai “Brutus Istana”, yang kemudian membuatnya dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Share This Article
Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *