Proyek Ring Road III Hubungkan Kalasey ke Winangun Manado Dipercepat Tahun Ini

Eka Syaputra
4 Min Read

Proyek Jalan Manado Outer Ring Road (MORR) Tiga Akan Berlanjut Tahun Ini

Proyek pembangunan jalan Manado Outer Ring Road (MORR) Tiga akan terus berlanjut pada tahun ini. Hal ini dipastikan setelah Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) melakukan hearing dengan Komisi III DPRD Sulawesi Utara, Senin (2/2/2026). Proyek lanjutan ini membutuhkan anggaran sebesar Rp 26 miliar.

Jalan MORR Tiga menghubungkan wilayah Kalasey, Minahasa, dan Winangun Manado. Jarak antara wilayah Kalasey Minahasa dan Winangun Manado sekitar 11,39 km. Dengan penyelesaian jalan ini, pengendara akan memiliki alternatif jalur lain yang lebih efisien.

Kepala Satuan Kerja PJN Wilayah I Sulawesi Utara, Ringgo Radetyo, menyampaikan bahwa salah satu proyek strategis konektivitas adalah lanjutan pembangunan MORR III. Ruas jalan lingkar ini nantinya akan menghubungkan Kalasey, Minahasa ke Winangun, Manado.

Menurut Ringgo, saat ini pihaknya menunggu pencairan konsinyasi lahan. Persoalan pembebasan lahan yang sebelumnya menjadi kendala telah mendapatkan solusi. Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Sulut telah menyelesaikan proses penyiapan anggaran.

“Saat ini, tahapan telah memasuki proses konsinyasi di pengadilan. Kami sedang menunggu proses pencairan konsinyasi bagi pihak penerima hak atas nama sertifikat yang ada di lokasi tersebut,” kata Ringgo dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPRD Sulawesi Utara, Senin 2 Februari 2026.

Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh pekerjaan yang dilakukan sepanjang tahun 2025 berjalan sesuai target melalui monitoring ketat. “Hal ini menjadi fondasi penting sebelum melangkah ke program kerja tahun 2026 yang menjadi lingkup kewenangan BPJN,” katanya.

Kolaborasi Penting untuk Kelancaran Proyek

BPJN menekankan bahwa proses pemberkasan terus dipacu. Meskipun ada beberapa persyaratan administrasi yang harus dipenuhi sebelum masuk ke ranah pengadilan, “Ada pemberkasan yang harus dipenuhi, namun kami terus dibantu oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Minahasa dalam proses ini,” katanya.

Dengan kolaborasi, diharapkan proyek strategis di Sulawesi Utara dapat berjalan lancar demi mempercepat pemerataan infrastruktur dan mengurai kemacetan di wilayah penyangga Kota Manado.

Sebelumnya, dalam RDP dengan Komisi III DPRD Sulut pada Oktober 2025 terungkap, pembangunan tahap 4 dan 5 Ring Road III menyisakan 6,3 km jalan. MORR III berawal di Kalasey, tepat di bibir Teluk Manado dan akan berakhir di Winangun, bertemu dengan Ring Road I.

“Biaya pembangunan sesuai DIPA, total Rp 94 miliar untuk multiyears, tiga tahun hingga 2027,” ujar Ringgo.

Rincian Anggaran Pembangunan MORR III

Anggaran pembangunan MORR III terdiri dari:
– Tahun 2025: Rp 24 miliar
– Tahun 2026: Rp 26 miliar
– Tahun 2027: Rp 31 miliar

Adapun titik pertemuan antara Ring Road I dan III di Winangun, Manado. Nantinya titik ini akan dibangun Simpang Winangun dan underpass serta underbout yang mempertemukan arus kendaraan dari empat arah, yakni dari Ring Road I, Manado, Tomohon, dan Kalasey.

Selain itu, akan ada juga dua jembatan, yakni Pineleng I dan Pineleng II di Ring Road III ini. Salah satunya panjangnya hingga 50 meter karena besarnya cekungan daratan yang dilalui.

Proyek ini bersifat multiyears dengan cakupan sampai 2027.

Rincian Pembangunan MORR III

Berikut data rangkuman rincian pembangunan MORR III:
* MORR 3 Panjang: 11,39 Km.
* Tahap I: 1,64 Km dengan Alokasi Anggaran Rp 47,62 Miliar (Selesai 2021)
* Tahap II: 1,50 Km dengan Alokasi Anggaran Rp 42,04 Miliar (Selesai 2022)
* Tahap III: 1,90 Km dengan Alokasi Anggaran Rp 37,04 Miliar (Selesai 2023)
* Tahap IV: 2,60 Km.
Tahun 2025: 0,5 Km dengan Alokasi Anggaran Rp 24,2 Miliar
Tahun 2026: 2,1 Km dengan Alokasi Anggaran Rp 26 Miliar (proses)
Tahun 2027: dianggarkan Rp 31 Miliar


Share This Article
Penulis berita yang fokus pada isu politik ringan dan peristiwa harian. Ia menikmati waktu luang dengan menggambar, membaca artikel opini, dan mendengarkan musik indie. Menurutnya, tulisan yang baik adalah hasil dari pikiran tenang. Motto: "Objektivitas adalah harga mati."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *