Ternyata Begal di Talang Empat Bengkulu Tengah Kecelakaan di Liku Sembilan, Motor Ditinggal di Jalan

Muhammad Muhlis
6 Min Read

Penemuan Motor Korban Begal di Talang Empat

Sepeda motor milik korban begal di Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, akhirnya berhasil ditemukan. Peristiwa ini menarik perhatian masyarakat setelah motor tersebut hilang akibat aksi kejahatan yang terjadi beberapa hari sebelumnya. Motor tersebut ditemukan oleh seorang sopir truk saat melintas di jalur Gunung Liku Sembilan pada Kamis (22/1/2026) malam.

Ditemukan Sopir Truk di Jalur Liku Sembilan

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa bermula sekitar pukul 19.00 WIB ketika seorang sopir truk melihat sebuah sepeda motor Honda Beat warna silver mengalami kecelakaan tunggal di pinggir jalan lintas Liku Sembilan. Saat itu, sopir truk langsung turun dari mobil untuk memberikan pertolongan. Namun, pengendara sepeda motor tersebut justru langsung melarikan diri bersama temannya yang menggunakan sepeda motor lain.

Sopir truk tersebut merasa curiga dan memeriksa sepeda motor yang ditinggalkan di lokasi kejadian. Saat membuka jok motor, ia menemukan pelat nomor kendaraan dengan Nomor Polisi BD 5580 YH. Setelah memastikan bahwa motor tersebut bukan milik orang lain, sopir truk kemudian mengamankannya di pinggir jalan lintas Liku Sembilan.

Unggahan Facebook Ungkap Kepemilikan Motor

Beberapa jam kemudian, sopir truk melihat unggahan di media sosial Facebook yang berisi informasi kehilangan sepeda motor akibat aksi begal. Uggahan tersebut memiliki ciri-ciri yang sama dengan sepeda motor yang diamankannya. Ia kemudian menghubungi akun Facebook tersebut untuk memastikan kepemilikan motor. Setelah berkomunikasi, dipastikan bahwa sepeda motor tersebut merupakan milik korban begal.

Diserahkan ke Keluarga Korban di Kota Bengkulu

Setelah memastikan kepemilikan motor, sopir truk membawa sepeda motor ke Kota Bengkulu menggunakan truk miliknya. Setibanya di Kota Bengkulu, ia kembali menghubungi kakak kandung korban. Keduanya sepakat untuk bertemu di kawasan Jalan Danau Dendam, Kota Bengkulu. Setelah dicek langsung oleh kakak korban dan keluarganya, dipastikan bahwa sepeda motor tersebut benar-benar milik korban yang sebelumnya dibegal.

Kakak korban kemudian menghubungi korban bernama Rina untuk memastikan kembali kepemilikan kendaraan tersebut. Setelah itu, korban segera melaporkan penemuan tersebut ke Polsek Talang Empat.

Motor Diamankan Polisi, Pelaku Masih Didalami

Setelah menerima laporan, Kapolsek Talang Empat bersama personel langsung menuju lokasi korban di Kecamatan Karang Tinggi. Sepeda motor tersebut kemudian dibawa ke Polsek Talang Empat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini, motor sudah diamankan di Polsek Talang Empat dan pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku begal.

Begal di Talang Empat

Sebelumnya diberitakan, dua orang wanita menjadi korban aksi begal di Desa Taba Pasmah, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kamis (22/1/2026) dini hari. Dalam peristiwa tersebut, satu unit sepeda motor milik korban dibawa kabur oleh pelaku.

Salah satu korban, Anita Krisnawati (39), mengatakan peristiwa itu terjadi saat dirinya bersama adiknya pulang usai berjualan nasi goreng sekitar pukul 23.00 WIB. Kondisi hujan deras serta ban sepeda motor yang sudah gundul membuat keduanya melaju dengan kecepatan pelan. “Kami baru pulang kerja sekitar jam 11 malam. Ban motor kami sudah gundul, jadi tidak bisa kencang karena takut jatuh,” ujar Anita.

Saat hujan semakin deras, korban sempat berniat untuk berhenti. Namun, keduanya memilih tetap melanjutkan perjalanan. Setibanya di lokasi kejadian, dua pria yang mengendarai satu sepeda motor tiba-tiba memepet kendaraan korban sambil berteriak menyuruh berhenti. “Kami bingung, dikira teman atau saudara, tapi kok teriak-teriak,” katanya.

Ketika korban berhenti, salah satu pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam jenis parang. Anita sempat mendorong pelaku sebelum akhirnya berlari untuk menghindari serangan. “Dia mau menikam perut saya, makanya saya langsung lari,” jelasnya.

Adik Korban Dipaksa Lepas Motor

Sementara itu, adik korban yang masih berada di atas sepeda motor dipaksa pelaku untuk melepaskan kendaraan. Pelaku menarik tangan korban dan terus memaksa agar sepeda motor diserahkan. “Pelaku teriak ‘lepas motor tu, lepas motor tu’. Karena tidak dilepas, pelaku mengayunkan parang ke arah adik saya,” ungkap Anita.

Karena takut diserang, adik korban akhirnya melepaskan sepeda motor tersebut. Pelaku kemudian mendorong korban hingga terjatuh dan mengalami luka di bagian kaki, sebelum membawa kabur sepeda motor korban.

Ciri-ciri Pelaku dan Kondisi Korban

Anita menyebut, salah satu pelaku mengenakan jaket merah dan topi putih. Kedua pelaku diketahui mengendarai sepeda motor Honda Beat berwarna merah. “Kami sudah teriak minta tolong, tapi tidak ada yang dengar karena jalan memang sepi dan hujan deras,” katanya.

Kedua korban yang masih dalam kondisi syok kemudian meminta pertolongan ke rumah warga terdekat. Setelah teman mereka datang, keduanya langsung melapor ke Polsek Talang Empat. Menurut Anita, di dalam box sepeda motor terdapat sejumlah perlengkapan make up milik korban. Sementara itu, uang dan ponsel korban selamat karena disimpan di dalam tas.

Anita menambahkan, dirinya dan adiknya hampir setiap hari melintasi jalur tersebut dan sebelumnya tidak pernah mengalami kejadian serupa. Ia juga memastikan tidak merasa diikuti sejak berangkat dari Kota Bengkulu.

Share This Article
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *