Wanita Tuntut Klarifikasi Aset dan Uang Saat Rebut Mikrofon di Pernikahan Mantan Suami

Hendra Susanto
5 Min Read

Kekacauan di Pesta Pernikahan Akibat Mantan Istri

Sebuah kejadian yang memicu rasa malu dan kacau terjadi saat pesta pernikahan seorang pria di Tiongkok. Seorang wanita yang ternyata merupakan mantan istri dari mempelai pria tiba-tiba muncul dan mengganggu acara pernikahan tersebut. Aksi ini membuat suasana menjadi tidak nyaman dan viral di media sosial.

Wanita itu datang bersama beberapa temannya dan langsung mengambil alih mikrofon dari pembawa acara. Dengan suara lantang, ia menyampaikan berbagai tuduhan terhadap mantan suaminya. Ia menuntut adanya kejelasan soal uang dan aset yang selama ini belum dibagikan. Selain itu, ia juga mengklaim bahwa mantan suaminya pernah berselingkuh selama mereka masih menikah.

Dalam rekaman video yang beredar luas, wanita tersebut tampak mengenakan pakaian putih dan secara tiba-tiba masuk ke lokasi resepsi. Emosinya tidak terkendali sehingga ia terus berteriak sambil menangis. Aksi ini akhirnya membuat banyak tamu dan keluarga merasa kaget dan tidak nyaman.

Menurut informasi yang beredar, pasangan ini pernah menikah beberapa tahun lalu, tetapi pernikahan mereka tidak bertahan lama. Setelah bercerai, pria itu kemudian bertemu dengan wanita lain dan memutuskan untuk menikah lagi. Namun, kabar pernikahannya diketahui oleh mantan istrinya, yang akhirnya datang ke pesta pernikahan tersebut untuk menuntut kejelasan.

Kronologi kejadian ini menunjukkan bahwa mantan istri tidak puas dengan pembagian aset yang dilakukan saat perceraian. Ia mengklaim bahwa ada utang yang belum diselesaikan dan bahwa mantan suaminya tidak layak disebut sebagai sosok laki-laki yang baik. Sementara itu, mempelai pria membela diri dengan menyatakan bahwa seluruh pembagian aset telah rampung secara resmi.

Aksi wanita itu terus berlangsung hingga akhirnya ia kelelahan dan pingsan di lantai tempat resepsi. Meskipun begitu, mempelai pria tetap menunjukkan kepedulian dengan menghubungi pihak rumah sakit untuk memastikan kondisi kesehatan mantan istrinya. Sementara itu, mempelai wanita mengaku telah mengetahui masa lalu suaminya dan berusaha memahami situasi tersebut. Namun, insiden tak terduga ini tetap meninggalkan luka emosional yang mendalam.

Hingga kini, video kejadian tersebut masih terus beredar di media sosial dan memicu berbagai reaksi dari warganet. Beberapa netizen memberikan simpati, sementara yang lain memberikan kecaman terhadap tindakan mantan istri tersebut.

Penyebab Kegaduhan di Pesta Pernikahan

Selain kejadian di atas, ada kasus lain yang juga memicu kegaduhan di sebuah pesta pernikahan. Seorang pria bernama Renaldi (47) gagal menikah karena harus mendekam di penjara. Ia mencuri sepeda motor senilai Rp19,5 juta untuk membeli mahar pernikahan. Kejadian ini terjadi di Solok, Sumatera Barat.

Renaldi mengaku terpaksa melakukan penggelapan motor milik pemuda asal Banyuasin, Sumatera Selatan, demi memenuhi kebutuhan pernikahannya. Ia bekerja sebagai buruh serabutan dan tinggal di Betung, Kabupaten Banyuasin. Ia mengenal calon istrinya melalui media sosial setelah menjalani hubungan selama beberapa bulan.

Setelah melakukan pencurian, Renaldi menjual motor tersebut ke showroom motor dengan harga Rp19,5 juta. Ia mengaku menggunakan uang tersebut untuk membeli emas sebagai mahar pernikahan. Namun, aksinya ini akhirnya terbongkar dan ia ditahan oleh Subdit III Jatanras Polda Sumsel.

Kronologi Pencurian Motor

Korban Nopri Romadon (24) mengatakan bahwa saat itu ia menawarkan sepeda motornya Yamaha N-Max di akun media sosial Facebook. Pelaku mengaku ingin membeli motornya tersebut dan keduanya sepakat COD di Palembang. Saat bertemu, pelaku mengajak makan dulu, lalu mengecek STNK dan BPKB motor korban yang ditempatkan di dalam jok. Saat pelaku sedang tes drive, dia langsung kabur.

Setelah menjual motor tersebut ke showroom, korban membuat laporan polisi. Tim Jatanras Polda Sumsel akhirnya menangkap pelaku pada Kamis (4/12/2025) di wilayah Palembang. Renaldi mengaku nekat membawa kabur sepeda motor tersebut karena butuh uang untuk membeli mahar jelang pernikahannya, yang semula akan dilaksanakan pada 14 Desember 2025.

“Saya jual ke showroom motor dapat Rp 19,5 juta suratnya lengkap, saya ngakunya waktu itu butuh untuk keperluan anak. Terpaksa saya lakukan itu untuk beli emas mahar untuk menikah,” kata Renaldi.

Share This Article
Reporter online yang antusias menjelajahi isu terkini dengan pendekatan analitis. Ia suka membaca buku motivasi, mendengarkan musik akustik, dan membuat catatan ide. Menurutnya, menulis adalah proses belajar yang tak berakhir. Motto: "Setiap paragraf harus mengandung nilai."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *