Klaten Jadi Primadona Wisata Air di Jawa Tengah Selama Libur Nataru 2025/2026
Selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Kabupaten Klaten mencatatkan peningkatan signifikan dalam jumlah pengunjung. Berdasarkan data yang dirilis oleh pemerintah setempat, total kunjungan wisatawan ke Klaten selama periode 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencapai 876.235 orang. Angka ini meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 572.279 pengunjung. Capaian ini menjadikan Klaten sebagai salah satu daerah tujuan wisata unggulan di Jawa Tengah.
Wisata air berbasis mata air alami kembali membuktikan daya tariknya sebagai magnet utama wisatawan. Dalam momentum Nataru, sektor pariwisata Klaten berhasil menggerakkan perekonomian lokal dengan perputaran uang bernilai ratusan juta rupiah.
Umbul Pelem: Destinasi Wisata Air yang Menghasilkan Ratusan Juta Rupiah
Salah satu destinasi yang mengalami lonjakan kunjungan adalah Umbul Pelem, objek wisata air yang berada di Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Klaten Utara. Selama musim libur Nataru, perputaran uang di objek wisata ini menembus angka ratusan juta rupiah.
Kepala Desa Wunut, Iwan Sulistya Setiawan, menyampaikan bahwa tingginya omzet tersebut sejalan dengan membludaknya jumlah wisatawan yang datang menikmati kejernihan sumber mata air Umbul Pelem. Berdasarkan catatan BUMDes Sumber Kamulyan, pengelola Umbul Pelem, jumlah wisatawan yang berkunjung selama libur Nataru pada periode 21 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencapai 57.381 orang.
Dari jumlah tersebut, pendapatan bersih yang dibukukan selama sekitar 20 hari operasional mencapai Rp100 juta. Sementara itu, jika dihitung secara tahunan, sepanjang 2025 Umbul Pelem mencatatkan pendapatan kotor sebesar Rp6.778.186.700, dengan omzet restoran sebesar Rp1.123.001.650.
“Untuk penjualan tiket saja dari 21 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026 sekitar Rp570 juta. Persewaan dan parkir kurang lebih Rp100 juta, sementara resto di area Umbul Pelem sekitar Rp75 juta,” jelas Iwan.
Umbul Brondong: Wisata Keluarga yang Ramai Pengunjung
Selain Umbul Pelem, Umbul Brondong juga menjadi salah satu destinasi wisata air yang ramai dikunjungi selama Nataru. Objek wisata ini berada di Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, dengan luas area sekitar 2,36 hektar. Destinasi yang mengusung slogan “Surganya Anak” ini mencatat peningkatan kunjungan signifikan selama libur sekolah dan Nataru.
Jumlah pengunjung bahkan mampu menembus 3.000 orang per hari, dengan omzet harian mencapai lebih dari Rp100 juta. Manajer BUMDes Karunia Sejahtera Desa Ngrundul, Puput, mengungkapkan bahwa tren kenaikan wisatawan mulai terasa sejak 20 Desember 2025.
Umbul Brondong menawarkan konsep wisata keluarga yang ramah anak. Destinasi ini memiliki kolam dengan kedalaman bervariasi, mulai dari 40 sentimeter untuk anak-anak hingga 150 sentimeter untuk dewasa. Selain itu, pengelola juga menyediakan empat kolam buatan, terapi ikan, gazebo, panggung live music, serta berbagai wahana permainan anak yang membuat pengunjung betah berlama-lama.
Salah satu wisatawan asal Boyolali, Putri (27), mengaku sudah empat kali berkunjung ke Umbul Brondong bersama anak dan keluarga besarnya. “Tempatnya nyaman, kedalaman kolamnya bervariasi jadi cocok untuk anak-anak. Airnya alami, suasananya juga adem,” ungkap Putri saat ditemui Tribunnews.
Wisata Berbasis Desa Menggerakkan Ekonomi Lokal
Lonjakan kunjungan wisata air selama libur Nataru 2026 kian menegaskan posisi Klaten sebagai primadona destinasi wisata air di Jawa Tengah. Dengan Umbul Pelem dan Umbul Brondong mencatatkan raihan omzet hingga ratusan juta rupiah, capaian ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan wisata berbasis desa mampu menggerakkan roda ekonomi lokal, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar secara berkelanjutan.