Profil Firli Bahuri, Mantan Ketua KPK yang Disinggung Abraham Samad saat Bertemu Prabowo

Eka Syaputra
3 Min Read

Kabar Terkini: Nama Firli Bahuri Disinggung dalam Pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto

Pada pertemuan antara Abraham Samad dan Presiden Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Jumat (30/1/2026), nama eks Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri disinggung. Hal ini terjadi karena Firli dianggap bertanggung jawab atas penghapusan 57 pegawai KPK melalui tes wawasan kebangsaan (TWK).

Peran Firli Bahuri dalam KPK

Firli Bahuri adalah mantan perwira tinggi Polri yang pernah menjabat sebagai Ketua KPK dari tahun 2019 hingga 2023. Selama masa kepemimpinannya, ia melakukan serangkaian tindakan yang menimbulkan kontroversi, termasuk penghapusan 57 pegawai KPK yang dianggap tidak memenuhi syarat dalam TWK.

Abraham Samad, yang juga pernah menjabat sebagai Ketua KPK, mengatakan bahwa TWK bukanlah alat untuk menguji kemampuan pegawai, tetapi justru digunakan untuk menyingkirkan mereka yang memiliki integritas kuat. Ia menyarankan agar para pegawai tersebut dikembalikan ke KPK.

Profil Lengkap Firli Bahuri

Firli Bahuri lahir di Lontar, Muara Jaya, Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan, pada tanggal 8 November 1963. Ia lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 1990 dan melanjutkan pendidikan S2 Kajian Ilmu Kepolisian di Universitas Indonesia pada tahun 2000.

Ia telah pensiun sebagai Pati Polri pada tahun 2021 setelah menjabat sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri. Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Kapolda Sumatra Selatan.

Jejak Karier yang Panjang

Karier Firli Bahuri dimulai sejak 1991 sebagai Komandan Peleton II Sabhara Direktorat Samapta Polda Metro Jaya. Selama masa dinasnya, ia menjabat berbagai posisi strategis di Korps Bhayangkara, seperti Kapolres Lampung Timur, Wakapolres Metro Jakarta Pusat, dan Wakapolda Banten.

Pada 2012, ia menjadi Ajudan Wakil Presiden RI Boediono. Setahun kemudian, ia diangkat sebagai Wakapolda Banten. Pada 2014, ia dipercaya menjabat sebagai Wakapolda Jawa Tengah.

Tahun 2017, ia ditunjuk sebagai Kapolda Nusa Tenggara Barat. Pada 2018, ia diangkat sebagai Deputi Penindakan KPK. Dalam waktu singkat, ia naik pangkat menjadi Komjen atau jenderal bintang 3 dan menjabat sebagai Kabaharkam Polri sebelum akhirnya dipercaya menjadi Ketua KPK.

Rekam Jejak dan Kontroversi

Firli Bahuri dikenal memiliki rekam jejak yang cemerlang dalam mengusut kasus korupsi. Salah satu kasus yang paling terkenal adalah kasus mafia pajak dengan tersangka Gayus Tambunan. Saat itu, ia masih berpangkat AKBP.

Namun, kariernya juga tercoreng oleh dugaan korupsi pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Firli telah ditetapkan sebagai tersangka sejak 22 November 2023, tetapi kasusnya belum kunjung selesai.

Keluarga dan Kehidupan Pribadi

Firli Bahuri menikahi Ardina Safitri dan memiliki dua orang anak, yaitu Rizqa Agustin Ananda Putri dan Rizqi Arfiananda Dhira Putra. Ia juga memiliki gelar Komjen Pol. (Purn.) Drs. Firli Bahuri, M.Si.


Share This Article
Penulis berita yang fokus pada isu politik ringan dan peristiwa harian. Ia menikmati waktu luang dengan menggambar, membaca artikel opini, dan mendengarkan musik indie. Menurutnya, tulisan yang baik adalah hasil dari pikiran tenang. Motto: "Objektivitas adalah harga mati."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *