Pelantikan Pengurus DPD TMI Abdya 2025–2030
Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Tani Merdeka Indonesia (DPD TMI) Aceh Barat Daya (Abdya) periode 2025–2030 resmi dilantik. Acara pelantikan ini berlangsung di aula Tgk Dikila, Kantor Bapperida Abdya, pada Sabtu (11/4/2026). Pelantikan dilakukan oleh Ketua DPW TNI Aceh, Cut Muhammad.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Bupati Abdya Safaruddin, Wakil Bupati Zaman Akli, serta perwakilan dari Forkopimda Abdya. Selain itu, hadir pula Ketua DPW TNI Aceh, Cut Muhammad, beserta Sekretaris Nabhani.
Kepengurusan DPD TMI Abdya periode pertama ini dipimpin oleh Zulfan Awenk sebagai ketua, Zulhelmi Hakim sebagai sekretaris, dan Anton Sumarni sebagai bendahara. Kehadiran pengurus baru ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan sektor pertanian di daerah.
Peran TMI dalam Pembangunan Pertanian
Sekretaris DPW TMI Aceh, Nabhani, menyampaikan bahwa kehadiran TMI bertujuan untuk membina para kelompok tani (poktan) dan gabungan poktan (gapoktan) agar hasil panen meningkat. Ia menegaskan bahwa TMI juga berkomitmen untuk melakukan modernisasi pertanian dengan arah yang lebih canggih.
Tujuan utamanya adalah mendukung program swasembada pangan nasional, yang menjadi salah satu prioritas Presiden RI Prabowo Subianto. Dengan peningkatan hasil panen, ketersediaan pangan di daerah akan terjaga.
Nabhani juga mengajak para kelompok tani di Abdya untuk berkoordinasi dengan pengurus TMI Abdya. Tujuannya adalah untuk mengusulkan program-program yang dapat memperoleh anggaran dari Kementerian, sehingga bisa dimanfaatkan untuk kemajuan pertanian di wilayah tersebut.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa dalam waktu dekat ini, pemerintah pusat akan memberikan alat mesin pertanian (alsintan), saluran tersier, atau jaringan irigasi kepada para petani di daerah yang mengalami kendala dalam sumber air. Hal ini diharapkan dapat membantu para petani dalam meningkatkan produksi mereka.
Kepemimpinan Zulfan Awenk
Ketua DPD TMI Abdya, Zulfan Awenk, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung dan mensupport pelantikan pengurus TMI Abdya. Ia menekankan bahwa kehadiran TMI di Abdya tidak boleh membebani pemerintah daerah dan tidak boleh mencari keuntungan pribadi.
Menurut Awenk, TMI merupakan mitra pemerintah dalam mengawal program Presiden RI Prabowo Subianto dan visi misi Bupati Safaruddin serta Wakil Bupati Zaman Akli di sektor pertanian. Ia menegaskan bahwa TMI bukanlah tempat mencari keuntungan pribadi, melainkan tempat pengabdian untuk membuktikan bahwa kehadiran TMI akan membawa perubahan.
Ia berjanji akan terus berkoordinasi dengan Pemkab Abdya melalui Dinas Pertanian dalam melobi dan menjemput program pertanian di kementerian. Tujuannya adalah untuk membuahkan hasil yang bermanfaat bagi para petani di Abdya.
Kemitraan dengan Pemkab dan Forkopimda
Pelantikan pengurus DPD TMI Abdya ini mendapat dukungan penuh dari Pemkab Abdya dan Forkopimda. Hal ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong pertanian yang lebih maju dan berkelanjutan.
Dengan adanya kemitraan antara TMI dan pemerintah daerah, diharapkan dapat tercipta sinergi yang kuat dalam menjalankan program-program pertanian. Dengan demikian, kesejahteraan para petani di Abdya akan meningkat secara signifikan.