Setelah bakar korban hidup-hidup, mantan kekasih instruktur gym di Bengkulu ditangkap polisi

Hartono Hamid
3 Min Read

Kasus Pembakaran di Bengkulu: Mantan Pacar Tersangka, Korban Selamatkan Diri dengan Berendam

Kasus pembakaran terhadap seorang instruktur gym di Kota Bengkulu kini memasuki babak baru. Seorang pria yang diduga sebagai mantan kekasih korban telah diamankan oleh pihak kepolisian setelah melakukan aksi yang menimbulkan luka bakar parah pada korban.

Pelaku Sudah Diamankan

Polresta Bengkulu mengonfirmasi bahwa terduga pelaku berinisial SG (23), warga asal Lampung Selatan, Provinsi Lampung, telah ditahan. Pernyataan tersebut disampaikan oleh PS Kanit Pidum Polresta Bengkulu, Iptu Revi Hari Sona, melalui pesan WhatsApp.

“Benar, terduga pelaku sudah diamankan di Polresta Bengkulu,” ujarnya, Rabu (25/3/2026). Meski demikian, penyidik masih menjalani pemeriksaan intensif untuk menggali seluruh fakta yang diperlukan.

Awal Mula Kejadian

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa pelaku SG (23) merupakan mantan kekasih korban. Hubungan mereka diketahui telah berakhir, namun pelaku diduga tidak menerima dan menyimpan rasa sakit hati. Sebelum kejadian, pelaku sempat menghubungi korban melalui pesan WhatsApp dan mengancam akan membalas rasa sakit yang ia rasakan akibat putusnya hubungan tersebut.

Ancaman itu akhirnya menjadi kenyataan ketika pelaku mendatangi kos korban pada dini hari dengan alasan ingin mengambil telepon genggam miliknya yang tertinggal. Namun, korban mengatakan bahwa handphone tersebut berada di tempat kerjanya, yakni Gym Tegar.

Dalih Mengambil Jaket Berujung Teror Api

Tidak berhasil mendapatkan ponsel, pelaku kemudian meminta jaket miliknya yang berada di kamar kos korban. Tanpa menaruh curiga, Ahmad masuk ke dalam kamar untuk mengambilkan jaket tersebut. Saat korban sedang mengambil jaket, pelaku diduga langsung menyiramkan BBM jenis pertalite ke tubuh korban.

Tak lama kemudian, pelaku menyalakan korek api dan berusaha membakar korban. Api dengan cepat menyambar tubuh Ahmad dan menyebabkan kebakaran di dalam kamar kos.

Korban Selamatkan Diri ke Kamar Mandi

Dalam kondisi tubuh terbakar, korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menuju kamar mandi. Ia kemudian berendam di bak air untuk memadamkan api yang melahap tubuhnya. Upaya tersebut berhasil menghentikan kobaran api dan menyelamatkan nyawanya.

Sementara itu, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi setelah melakukan aksi pembakaran tersebut.

Penghuni Kos Panik Padamkan Api

Salah satu teman korban, Perintis, mengatakan para penghuni kos langsung panik begitu mengetahui adanya kebakaran. Mereka berupaya memadamkan api agar tidak merambat ke kamar lain. Beberapa penghuni kos juga memberikan pertolongan awal kepada korban sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

“Kami fokus memadamkan api dan menolong korban. Takut api menyebar ke pintu kos lainnya,” ujarnya.

Korban Alami Luka Bakar 36 Persen

Akibat kejadian tersebut, Ahmad Nugroho mengalami luka bakar cukup parah di sekujur tubuhnya, diperkirakan mencapai sekitar 36 persen. Meski mengalami luka serius, korban masih dalam kondisi sadar saat dievakuasi. Kondisi ini diduga karena korban cepat mengambil tindakan dengan berendam di air.

Peristiwa pembakaran oleh mantan pacar di dalam kos ini kemudian dilaporkan korban ke Polresta Bengkulu untuk dibuatkan laporan resmi.


Share This Article
Penulis berita yang aktif menggali cerita dari sudut pandang humanis. Ia senang mengamati kebiasaan masyarakat dan perubahan kultur digital. Hobinya termasuk membuat catatan refleksi, menonton film, dan mengikuti kelas online. Motto: "Menulis adalah jembatan antara fakta dan empati."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *